WHO Sebut Virus Marburg Mirip Ebola, 1 Kasus Kematian di Afrika Barat
Rabu, 11 Agustus 2021 - 17:16 WIB
Baca Juga : Long Covid-19 pada Anak Bisa Berdampak Serius, Kenali Gejalanya!
“Potensi virus Marburg untuk menyebar jauh dan luas berarti kita harus menghentikannya,” kata Dr. Matshidiso Moeti selaku direktur regional WHO untuk Afrika.
WHO telah mengirim 10 ahli untuk membantu pejabat setempat, yang mengatakan setidaknya 146 orang telah diidentifikasi melakukan kontak dengan pria itu sebelum ia meninggal.
"Kami bekerja sama dengan otoritas kesehatan untuk menerapkan respons cepat yang didasarkan pada pengalaman dan keahlian Guinea di masa lalu dalam menangani Ebola, yang ditularkan dengan cara yang sama," jelas Moeti.
Wabah Marburg dimulai ketika hewan yang terinfeksi, seperti monyet atau kelelawar buah, menularkan virus ke manusia. Virus kemudian menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.
“Potensi virus Marburg untuk menyebar jauh dan luas berarti kita harus menghentikannya,” kata Dr. Matshidiso Moeti selaku direktur regional WHO untuk Afrika.
WHO telah mengirim 10 ahli untuk membantu pejabat setempat, yang mengatakan setidaknya 146 orang telah diidentifikasi melakukan kontak dengan pria itu sebelum ia meninggal.
"Kami bekerja sama dengan otoritas kesehatan untuk menerapkan respons cepat yang didasarkan pada pengalaman dan keahlian Guinea di masa lalu dalam menangani Ebola, yang ditularkan dengan cara yang sama," jelas Moeti.
Wabah Marburg dimulai ketika hewan yang terinfeksi, seperti monyet atau kelelawar buah, menularkan virus ke manusia. Virus kemudian menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.
Lihat Juga :