Isoman Vs Isoter, Mana yang Lebih Efektif Tangani Pasien Covid-19? Ini Kata Pakar Kesehatan
Minggu, 29 Agustus 2021 - 23:30 WIB
Baca Juga: Harus Isoman? Begini Syarat dan Tempat Ideal yang Disarankan BNPB
“Kalau misalnya di rumah kan pengawasannya kurang. Misalnya, pasien bisa jalan-jalan sendiri ke mana-mana padahal harus isolasi. Apakah ada kasusnya? banyak. Bahkan ada orang yang jualan sate padahal harus diisolasi mandiri,” jelasnya.
Alasan lainnya, sambung dia, adalah untuk menekan angka kematian saat isolasi mandiri di rumah. Berdasarkan data dari LaporCovid-19 pada Juli 2021 silam, telah ada sekira 2.000 pasien yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri.
Terlebih, saat ini ada varian Delta yang lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya. Oleh karena itu, isolasi terpusat lebih mendesak untuk dilakukan.
“Varian yang dulu saja, itu sangat wajar ketika isolasi terpusat, apalagi varian Delta tentunya urgensinya menjadi lebih tinggi. Karena apa? Karena jelas varian Delta lebih cepat menular dan satu rumah bisa kena, risiko potensi penularannya besar sekali,” ungkap dia.
“Kalau misalnya di rumah kan pengawasannya kurang. Misalnya, pasien bisa jalan-jalan sendiri ke mana-mana padahal harus isolasi. Apakah ada kasusnya? banyak. Bahkan ada orang yang jualan sate padahal harus diisolasi mandiri,” jelasnya.
Alasan lainnya, sambung dia, adalah untuk menekan angka kematian saat isolasi mandiri di rumah. Berdasarkan data dari LaporCovid-19 pada Juli 2021 silam, telah ada sekira 2.000 pasien yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri.
Terlebih, saat ini ada varian Delta yang lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya. Oleh karena itu, isolasi terpusat lebih mendesak untuk dilakukan.
“Varian yang dulu saja, itu sangat wajar ketika isolasi terpusat, apalagi varian Delta tentunya urgensinya menjadi lebih tinggi. Karena apa? Karena jelas varian Delta lebih cepat menular dan satu rumah bisa kena, risiko potensi penularannya besar sekali,” ungkap dia.
Lihat Juga :