Studi: Efek Samping Vaksin Pfizer Pada Anak 12-15 Tahun Cenderung Ringan
Senin, 30 Agustus 2021 - 12:45 WIB
Studi: Efek Samping Vaksin Pfizer Pada Anak 12-15 Tahun Cenderung Ringan. Ilustrasi/Sindonews
JAKARTA - Sebuah studi baru telah mengungkapkan bahwa efek samping dari dosis vaksin Covid-19 jenis Pfizer-BioNTech pada anak berusia 12-15 tahun yang rentan terinfeksi virus Covid-19 cenderung ringan hingga sedang dan dapat sembuh dengan cepat.
Temuan penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal 'Archives of Disease in Childhood'. Meskipun jumlah penelitiannya kecil, data tersebut mewakili remaja yang paling mungkin mendapat manfaat dari vaksinasi. Anak-anak yang sehat dengan infeksi Covid-19 umumnya memiliki penyakit ringan, tetapi ada juga beberapa anak dengan kondisi tertentu seperti kondisi neurologis dan dikaitkan dengan penyakit yang parah.
Dilansir dari laman Times Now News, Kelompok penasihat vaksin di Inggris, menyarankan bahwa anak-anak berusia 12 tahun ke atas dengan kondisi neurologis parah, yang cenderung mengalami infeksi pernapasan berulang dan memiliki kebutuhan perawatan yang kompleks, harus mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Mengingat efek samping yang tidak diketahui dari vaksinasi pada kelompok yang kompleks dan rentan ini, penulis meminta orang tua dari 27 anak-anak ini untuk mencatat efek samping dari vaksinasi Covid-19 berikutnya untuk setiap anak.
Temuan penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal 'Archives of Disease in Childhood'. Meskipun jumlah penelitiannya kecil, data tersebut mewakili remaja yang paling mungkin mendapat manfaat dari vaksinasi. Anak-anak yang sehat dengan infeksi Covid-19 umumnya memiliki penyakit ringan, tetapi ada juga beberapa anak dengan kondisi tertentu seperti kondisi neurologis dan dikaitkan dengan penyakit yang parah.
Dilansir dari laman Times Now News, Kelompok penasihat vaksin di Inggris, menyarankan bahwa anak-anak berusia 12 tahun ke atas dengan kondisi neurologis parah, yang cenderung mengalami infeksi pernapasan berulang dan memiliki kebutuhan perawatan yang kompleks, harus mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Mengingat efek samping yang tidak diketahui dari vaksinasi pada kelompok yang kompleks dan rentan ini, penulis meminta orang tua dari 27 anak-anak ini untuk mencatat efek samping dari vaksinasi Covid-19 berikutnya untuk setiap anak.
Lihat Juga :