Benarkah Antibiotik Sebabkan Pasien Covid-19 Sesak dan Gangguan Irama Jantung?

Rabu, 01 September 2021 - 13:00 WIB
Belum lama ini beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa pasien yang diberikan antibiotik saat positif Covid-19 harus berhati-hati. / Foto: ilustrasi/ist
JAKARTA - Belum lama ini beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa pasien yang diberikan antibiotik saat positif Covid-19 harus berhati-hati. Pasalnya, obat tersebut dapat menyebabkan gangguan irama jantung bahkan sampai sesak napas. Lantas apakah informasi ini fakta atau hoax semata?

Baca juga: Salahkah Penggunaan Obat dan Ventilator untuk Pasien Covid-19? Ini Faktanya



Merangkum dari laman Instagram @dr.fajriadaai, Rabu (1/9/2021), Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19 , dr. Muhamad Fajri Addai menyebutkan bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Dia pun menjelaskan hal yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan irama jantung dan sesak napas.

"Gangguan irama jantung yang dinyatakan sebagai efek samping berbahaya dari antibiotik Azithromicyn dan Levofloxacin adalah efek samping yang sangat jarang terjadi. (1 dalam 1000 kasus) dan tidak semudah itu terjadi pada setiap orang," terang dr. Fajri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!