Pencarian Milenial Inspiratif melalui Program Every U Does Good Heroes Dimulai

Jum'at, 03 September 2021 - 20:57 WIB
"Tidak hanya aktif mencari produk yang sejalan dengan harapan terhadap lingkungan dan masyarakat, banyak juga dari mereka yang memiliki purpose kuat dan sudah memulai inisiatif sendiri untuk menjadi force for good atau pendorong kebaikan di tengah circle mereka masing-masing," ujar Ira melalui siaran pers, belum lama ini.

Melalui program Every U Does Good Heroes, lanjut Ira, Unilever Indonesia ingin mengangkat dan menyebarluaskan semangat ini ke lebih banyak milenial di seluruh wilayah Indonesia. Program yang berlangsung selama tujuh bulan ke depan ini bakal memberikan rangkaian pembekalan yang bermanfaat, melakukan assessment untuk menganalisa potensi dari program mereka, dan membantu memastikan bahwa purpose mereka dapat terwujud secara berkelanjutan.

Program Every U Does Good Heroes terbuka bagi seluruh milenial di Indonesia yang berusia 18-35 tahun dan terdiri atas beberapa tahap keikutsertaan. Pertama, selama periode 1-30 September, tiap peserta dapat mendaftarkan diri mengikuti program ini melalui bit.ly/EUDGheroes untuk kemudian memilih salah satu dari tiga pilar kebaikan yang paling sesuai dengan purpose mereka, yaitu (Pilar 1) membangun planet yang lebih lestari, (Pilar 2) meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, atau (Pilar 3) berkontribusi pada masyarakat yang lebih adil dan inklusif.

Lalu, tiap peserta harus mengirimkan video proposal mengenai ide atau program yang ingin dijalankan untuk merealisasikan purpose mereka. Proposal ini akan diseleksi guna memilih 100 peserta dengan potensi terbaik.

Selanjutnya, selama Oktober-November 2021, 100 peserta terpilih berhak mendapatkan mentoring secara virtual dari sederet mentor inspiratif yang telah berhasil membuktikan bahwa purpose yang kuat mampu memberikan dampak yang luar biasa. Mereka adalah Muhammad Bijaksana Junerosano (isu sampah dan lingkungan), Helga Angelina Tjahjadi (isu nutrisi), Stevia Angesty (isu sanitasi), Ayu Kartika Dewi (isu toleransi), dan Nicky Clara (isu inklusivitas).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!