Berkat Teknologi, Aneurisma Otak Kini Bisa Ditangani Tanpa Pembedahan

Sabtu, 18 September 2021 - 07:47 WIB
Head of Neurosurgeon RS Pusat Otak Nasional (PON), dr. Abrar Arham, Sp.BS mengatakan, aneurisma memang tidak selalu berujung pada kematian.

Namun, kualitas hidup penderitanya juga menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga. Kecacatan, perawatan, tenaga, dan biaya besar menjadi faktor penting yang perlu dipahami oleh penderita aneurisma otak.

"Selain meningkatkan awareness masyarakat akan aneurisma otak ini, kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia juga harus ditingkatkan agar dapat mendeteksi dini," kata dr. Abrar dalam konferensi pers virtual, Kamis, 16 September 2021.

"Selain itu, perlu dilakukan edukasi pencegahan, dan penanganan komprehensif aneurisma terutama pada penderita yang telah mengalami pecahnya aneurisma otak, atau akan lebih baik bila dapat ditangani sebelum aneurisma tersebut pecah," lanjutnya.

Dia menuturkan, penanganan kasus aneurisma otak ini membutuhkan berbagai peralatan dan fasilitas penunjang yang memadai dan mutakhir agar kita dapat menangani kasus aneurisma otak dengan tingkat keberhasilan yang cukup baik.

Penanganan aneurisma dapat dilakukan dengan beberapa metode, antara lain operasi bedah mikro (clipping aneurisma) atau dengan teknik minimal invasif endovaskular (coiling aneurisma).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!