9 Tahun yang lalu, Misi Pesawat Ulang Alik untuk Pecahkan Misteri Semesta Berakhir
Senin, 01 Juni 2020 - 18:05 WIB
Yang terakhir, meningkatkan versi Auxiliary Power Units (APU) yang menyediakan daya untuk mengoperasikan sistem hidrolik pesawat.
Pesawat ulang alik ini meluncur pada 16 Mei 2011, dan mendarat kembali pada 1 Juni 2011. Pesawat ini membawa enam orang awak, yakni Mark E. Kelly, Gregory H. Johnson, Michael Fincke, Roberto Vittori, Andrew J. Feustel, dan Gregory Chamitoff.
Foto: Wikipedia
Dalam misi ini, mereka bertugas membawa Alpha Magnetic Spectrometer dan ExPRESS Logistics Carrier.
Alpha Magnetic Spectrometer atau disingkat AMS-02 adalah sebuah modul eksperimen fisika yang akan dipasang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).
Foto: Wikipedia
Modul eksperimen ini akan membantu peneliti untuk meneliti pembentukan alam semesta dan menyelidiki dark matter (materi gelap) serta antimatter (antipartikel).
Sedangkan ExPRESS Logistics Carrier, masih mengutip dari nasa.gov, adalah sebuah platform yang terpasang tanpa tekanan (payload) untuk ISS yang menyediakan pemasangan permukaan mekanik, tenaga listrik, perintah, dan data penanganan layanan untuk Orbital Penggantian Unit (Orus), serta percobaan sains di ISS.
Misi STS-134 ini benar-benar membawa benda yang sangat penting, khususnya untuk sains dan teknologi. Sudah sejak masa Yunani Kuno manusia mencari kebenaran alam semesta, mencari tahu apa yang membentuk alam semesta ini.
Foto: NASA
Pesawat ulang alik ini meluncur pada 16 Mei 2011, dan mendarat kembali pada 1 Juni 2011. Pesawat ini membawa enam orang awak, yakni Mark E. Kelly, Gregory H. Johnson, Michael Fincke, Roberto Vittori, Andrew J. Feustel, dan Gregory Chamitoff.
Foto: Wikipedia
Dalam misi ini, mereka bertugas membawa Alpha Magnetic Spectrometer dan ExPRESS Logistics Carrier.
Alpha Magnetic Spectrometer atau disingkat AMS-02 adalah sebuah modul eksperimen fisika yang akan dipasang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).
Foto: Wikipedia
Modul eksperimen ini akan membantu peneliti untuk meneliti pembentukan alam semesta dan menyelidiki dark matter (materi gelap) serta antimatter (antipartikel).
Sedangkan ExPRESS Logistics Carrier, masih mengutip dari nasa.gov, adalah sebuah platform yang terpasang tanpa tekanan (payload) untuk ISS yang menyediakan pemasangan permukaan mekanik, tenaga listrik, perintah, dan data penanganan layanan untuk Orbital Penggantian Unit (Orus), serta percobaan sains di ISS.
Misi STS-134 ini benar-benar membawa benda yang sangat penting, khususnya untuk sains dan teknologi. Sudah sejak masa Yunani Kuno manusia mencari kebenaran alam semesta, mencari tahu apa yang membentuk alam semesta ini.
Foto: NASA
Lihat Juga :