6 Hal yang Terasa Ganjil dari Jalan Cerita 'Squid Game'

Jum'at, 24 September 2021 - 21:03 WIB
Front Man alias Hwang In-ho (Lee Byung-hun) menegaskan bahwa survival game sangat menjunjung tinggi keadilan, sebagai perbandingan terbalik dari dunia luar yang penuh diskriminasi. Yang ketahuan curang, maka akan langsung ditembak seperti nasib sang dokter bedah.

Namun pada episode akhir, kita diberi fakta bahwa peserta nomor satu sekaligus tertua, yaitu Oh Il-nam (Oh Yeong-su), ternyata masih hidup. Padahal semestinya dia dieksekusi setelah kalah dari permainan gundu.

Penyebab Il-nam tidak dibunuh tentu saja karena dia adalah penggagas permainan ini.Tentu saja, premis "keadilan" yang dilontarkan sebelumnya jadi runtuh.

Jangan dilupakan juga bahwa pada akhir cerita, kita tahu bahwa motif Il-nam membuat kompetisi ini adalah untuk kesenangannya semata. Ini sekali lagi menjadi hal yang tak konsisten. Jadi, apakah motif sebenarnya dari permainan mematikan ini? Apakah untuk memberi keadilan dan harapan bagi mereka yang tak beruntung di luar sana, ataukah untuk hiburan bagi sang penggagas acara?

Selain itu, perlu juga dicatat bahwa jika Sang-woo (Park Hae-soo) tidak punya ide brilian dadakan saat lomba tarik tambang, apakah Il-nam masih akan hidup? Sangat berisiko baginya untuk ikut terjun sebagai pemain jika taruhannya adalah nyawa.

Tak hanya itu, untuk sebuah permainan yang menjunjung keadilan, terasa ganjil saat para staf yang bertugas sering sekali lengah tiap kali ada pemain yang berlaku curang.

Baca Juga: Kode 'Squid Game' Ini Ternyata Terpampang Nyata Sejak Awal, Ada yang Sadar?

3. KARAKTER GI-HUN YANG TAK KONSISTEN



Foto: Netflix

Sepanjang cerita Seong Gi-hun (Lee Jung-jae) selalu digambarkan sebagai karakter 'malaikat' dalam kompetisi taruhan nyawa ini. Namun saat bertanding satu lawan satu dengan Il-nam, Gi-hun tega mencurangi lelaki tua itu. Ini artinya, Gi-hun pada akhirnya tetap akan mengorbankan nyawa orang lain agar dia bisa tetap hidup.

Namun anehnya, setelah itu, Gi-hun mendadak jadi 'malaikat' lagi. Ini berbeda dengan Sang-woo, yang setelah mengorbankan nyawa Abdul Ali (Anupam Tripathi), konsisten berubah karakternya menjadi sosok superegois.

Lebih aneh lagi, Gi-hun berani mengkonfrontir Sang-woo terhadap tindakannya mendorong peserta lain hingga tewas demi selamat dari permainan meloncat di kaca. Padahal, dia sebenarnya juga melakukan hal yang sama saat melawan Il-nam. Terlepas dari Il-nam masih hidup, tetap saja Gi-hun sudah bermain kotor.

4. BATERAI PONSEL
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!