Film Pendek 'Family Room': 25 Tahun Bersama, Apa yang Dicari?

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 15:09 WIB
Kalimat "90% perceraian di Indonesia disebabkan oleh poligami" sebenarnya tidak salah, tapi sedikit mengganggu. Orang akan langsung berspekulasi jika ajaran agama yang menganjurkan laki-laki untuk melakukan poligami adalah penyebab utama perceraian di Indonesia. Padahal, pelaku poligami yang tidak mempersiapkan diri dan keluarga adalah tersangka utamanya.

Berapa persen laki-laki yang telah memilih untuk menikah lagi paham dengan syarat "adil" dari sebuah poligami? Dengan banyaknya kasus suami yang tidak bisa adil inilah yang membuat banyak perempuan anti dengan kata poligami, bukan anti dengan ajaran agama.

Tema poligami sebenarnya bisa mengaduk emosi penonton, terlebih kaum hawa yang mudah berempati pada penderitaan yang dialami kaumnya. Terbukti film "Surga yang Tak Dirindukan" menjadi film terlaris pada 2015. Film yang diadaptasi dari novel karya Asma Nadia itu berhasil menjual lebih dari 2 juta tiket dan dibuat sekuel pada 2017.

Baca Juga: Film-film untuk Belajar Memperjuangkan Hubungan yang Penuh Perbedaan

Kembali lagi. Apa yang dicari dalam rumah tangga yang telah dibangun selama seperempat abad itu? Rasa nyaman, rasa dihargai, rasa dinomorsatukan, dan rasa lainnya yang harus sering diperbarui seiring berjalannya waktu. Bukan dilakukan sebagai rutinitas, melainkan menghadirkan cinta tulus dalam setiap kewajiban yang ditunaikan.

Terlepas dari siapa yang salah, seharusnya suami-istri bisa saling berkaca dan menjadikan satu sama lain sebagai pakaiannya. Juga, bisa menjaga komunikasi yang baik dari hati ke hati.

Niknik Ummu Syafii

Penikmat film dari komunitas KamAksara.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!