Sejarah Tas: Tote Bag Sedari Awal Memang Soulmate-nya Mahasiswa!

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 09:46 WIB
Dompet atau tas kecil juga muncul pada abad ke-15. Benda tersebut biasanya digunakan untuk membawa pakan burung dalam proses berburu.

Mulai pada abad ke-16 hingga ke-17, tas tangan atau hand bag mulai diproduksi untuk dipergunakan dalam keperluan sehari-hari. Pada masa itu, hand bag tersebut terbuat dari kulit hewan dengan tambahan tali pengikat di atasnya. Kulit yang dipakai seperti kulit buaya, kulit ular, kulit sapi, kulit kambing, kulit domba, kulit rusa, dan babi.



Foto:Anna Tarazevich/Pexels

Tas jenis ini juga banyak digunakan oleh para perempuan untuk menghadiri pesta-pesta tertentu serta pas digunakan untuk membawa aksesori kecantikan.

Tote Bag Mulai Muncul

Pada masa ini pula ditemukan tas travel dengan bentuk besar yang dapat membawa banyak barang. Tote bag juga dikenal sejak abad ke-17. Hanya saja, pada masa itu, tote bag tidak diidentifikasikan sebagai tas, melainkan alat untuk membawa barang-barang.

Mulai abad ke-18, bersamaan dengan kemajuan dunia mode dan tren busana neoklasik, berbagai macam tas bermunculan dengan model dan warna yang sangat beragam. Tas juga menjadi identik dengan mode feminin kerena sering dipakai sebagai penghias penampilan perempuan.

Baca Juga: Bukan cuma Ransel, Ini 6 Jenis Tas yang Cocok untuk Laki-laki

Sejalan dengan penemuan kereta uap, pada masa ini juga ditemukan koper (tanpa roda) sebagai alat untuk membawa barang saat bepergian dan tas ruck sack militer yang dikhususkan untuk para tentara dalam menyiapkan perlengkapan perang.

Lalu, unsur minimalis mulai memengaruhi tren busana pada 1940-an ini. Pada tahun yang sama, para loper koran dan mahasiswa marak menggunakan tote bag untuk keseharian mereka karena sifatnya yang praktis dan efisien. Oleh sebab itulah, tote bag juga pernah disebut “newsboy bags”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!