BPOM Bocorkan Calon Vaksin Covid-19 yang Aman Bagi Anak
Kamis, 07 Oktober 2021 - 16:09 WIB
BPOM Bocorkan Calon Vaksin Covid-19 yang Aman Bagi Anak. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada vaksin Covid-19 yang memenuhi standar untuk diberikan kepada anak di bawah umur 12 tahun. Alasannya sangat jelas, karena ini berkaitan dengan keamanan generasi suatu bangsa.
Meski demikian, sudah banyak permintaan anak-anak segera diberikan vaksin Covid-19, mengingat kelompok usia dibawah 12 tahun sudah kembali mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).
"Kami masih menunggu data terkait dengan vaksin Covid-19 untuk anak-anak. Sudah ada beberapa platform vaksin yang diusulkan yaitu Sinopharm dan Sinovac," ungkap Kepala BPOM Penny K. Lukito dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/10/2021).
Namun demikian, tegas Penny, pihaknya hingga saat ini kedua calon vaksin yang akan digunakan untuk anak itu hingga saat ini masih ada data-data yang perlu dilengkapi.
Baca Juga: Risiko Efek Samping Vaksin Covid-19 di Indonesia Kecil
"Sinopharm sendiri sudah kami terima datanya (terkait pemberian vaksin untuk anak-anak). Segera (jika datanya sudah benar-benar lengkap) kami bisa memberikan izin penggunaan darurat (EUA)," ungkap Penny.
Meski demikian, sudah banyak permintaan anak-anak segera diberikan vaksin Covid-19, mengingat kelompok usia dibawah 12 tahun sudah kembali mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).
"Kami masih menunggu data terkait dengan vaksin Covid-19 untuk anak-anak. Sudah ada beberapa platform vaksin yang diusulkan yaitu Sinopharm dan Sinovac," ungkap Kepala BPOM Penny K. Lukito dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/10/2021).
Namun demikian, tegas Penny, pihaknya hingga saat ini kedua calon vaksin yang akan digunakan untuk anak itu hingga saat ini masih ada data-data yang perlu dilengkapi.
Baca Juga: Risiko Efek Samping Vaksin Covid-19 di Indonesia Kecil
"Sinopharm sendiri sudah kami terima datanya (terkait pemberian vaksin untuk anak-anak). Segera (jika datanya sudah benar-benar lengkap) kami bisa memberikan izin penggunaan darurat (EUA)," ungkap Penny.
Lihat Juga :