Lawan!, Pameran Tokoh Pers di Balik Perjuangan Sumpah Pemuda

Rabu, 27 Oktober 2021 - 23:00 WIB
Menurutnya, fondasi kebangsaan Indonesia dibangun oleh tradisi pers para pemuda di awal abad 20. Pers saat itu, kata dia, adalah alat perlawanan terhadap kolonialisme, sekaligus menyatukan kolektivitas Tanah Air dalam kesadaran berbangsa.

Dia menyebut bahwa para pemuda di era pergerakan nasional sebagian besar adalah jurnalis seperti Tjipto Mangunkusumo, Soekarno, Siti Sundari, dan W.R. Supratman, dan sebagainya.

Mereka, sambung Mahendra, bergerak bersama melawan penjajah, mengabarkan semangat persatuan Indonesia, dan juga menyadarkan masyarakat bahwa Indonesia layak untuk diperjuangkan dan dimerdekakan.

"Sangatlah tepat Museum Sumpah Pemuda mengadakan Pameran Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda yang mengusung tema 'Lawan!'. Kita bisa belajar dari pengalaman sebagai sebuah bangsa, betapa pentingnya merawat semangat persatuan dan kebhinekaan kita dalam simpul kebangsaan," jelasnya.

Dia menilai pameran yang digelar Museum Sumpah Pemuda ini merupakan langkah tepat agar masyarakat, khususnya generasi muda dapat belajar tentang pentingnya merawat semangat persatuan dan kebhinekaan dalam simpul kebangsaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!