Popon Struggle Menjadi Komika Terkenal? Kerjanya Bukan Ketawa Doang!
Senin, 01 November 2021 - 11:00 WIB
Popon Struggle akan hadir di HAH Podcast. Foto/MNC Media
JAKARTA - Halo guys! HAH Podcast hadir lagi dengan obrolan yang sangat menghibur dan bikin kamu HAH. Obrolan kali akan ditemani sama pemenang SUCI 8 yaitu, Popon Kerok yang akan bercerita tentang struggle nya membuat bahan materi. menjadi seorang komik. Cocok nih untuk kamu yang berminat menjadi komika mungkin dapat mengikuti perjuangan Popon, Mau tahu bagaimana pembahasan mereka berdua ? Langsung aja dengerin di RCTI+ .
Ada yang punya cita-cita jadi komika, mungkin kalau dilihat dari sekilas kayaknya seru banget ya ? ngehibur orang, selalu ceria kayaknya hidup itu gak ada beban karena pekerjaannya ketawa aja. Apalagi kalau komika yang sudah terkenal, ngomong - ngomong bikin ketawa orang, Wah! Bayarannya bisa kebeli satu mobil, siapa yang gak pengen kaya gitu.Dengan segala hal yang kita lihat sekilas menyenangkan ternyata ada struggle nya juga.
Meskipun kalau kata Indra host HAH Podcast cara berdamai dengan kehidupan adalah dengan menertawakannya. Terkadang materi stand up comedy yang membuat lucu itu, dari tragedi atau pengalaman yang memalukan, menyakitkan,dan menyedihkan dan belum tentu komika sudah berdamai dengan tragedi itu, akan tetapi itu adalah suatu kebutuhan untuk dijadikan bahan materi.
Baca Juga : Jadi Mualaf, Bule Ini Hampir Dibunuh dan Dikirim ke Rumah Sakit Jiwa
Ada yang punya cita-cita jadi komika, mungkin kalau dilihat dari sekilas kayaknya seru banget ya ? ngehibur orang, selalu ceria kayaknya hidup itu gak ada beban karena pekerjaannya ketawa aja. Apalagi kalau komika yang sudah terkenal, ngomong - ngomong bikin ketawa orang, Wah! Bayarannya bisa kebeli satu mobil, siapa yang gak pengen kaya gitu.Dengan segala hal yang kita lihat sekilas menyenangkan ternyata ada struggle nya juga.
Meskipun kalau kata Indra host HAH Podcast cara berdamai dengan kehidupan adalah dengan menertawakannya. Terkadang materi stand up comedy yang membuat lucu itu, dari tragedi atau pengalaman yang memalukan, menyakitkan,dan menyedihkan dan belum tentu komika sudah berdamai dengan tragedi itu, akan tetapi itu adalah suatu kebutuhan untuk dijadikan bahan materi.
Baca Juga : Jadi Mualaf, Bule Ini Hampir Dibunuh dan Dikirim ke Rumah Sakit Jiwa
Lihat Juga :