14 Anime yang Dilarang di Berbagai Negara di Dunia

Minggu, 14 November 2021 - 23:59 WIB
High School DxD memang merupakan serial anime kondang yang juga dikenal karena sangat seksual. Anime ini mengandung elemen anime harem tradisional. Karena usia karakternya masih muda-muda, Selandia Baru memutuskan melarang serial ini karena dianggap mengeksploitasi anak muda secara seksual. Serial ini berfokus pada seorang siswa mesum yang bermimpi menjadi bagian dari sebuah harem tapi dia kemudian dibunuh teman kencannya. Dia kemudian hidup lagi sebagai iblis yang melayani seorang iblis wanita dan keluarganya.

10. Attack on Titan — China

Para penggemar Attack on Titan sepertinya tidak akan kaget melihat anime ini masuk daftar ini. Serial ini menampilkan manusia dimakan makhluk titan besar. Ada banyak gore, dengan seluruh serial ini menjadi pemicu mimpi buruk. Seluruh serial ini dilarang di China. Tapi, kekerasan bukan satu-satunya alasan pelarangannya. China tidak suka anime yang menampilkan tema kuat melawan pemerintah. Jadi lebih aneh lagi karena masyarakat di serial itu sering kali membuat kaitan paralel hubungan antara Jepang dan China.

9. Pokémon — Arab Saudi

Kalian pasti bertanya-tanya, kenapa anime yang terlihat lurus-lurus saja ini malah dilarang di Arab Saudi. Jelas, temanya jauh berbeda dari Attack on Titan. Tapi, Arab Saudi punya banyak pemikiran atas serial yang mengglobal ini. Larangan ini dibuat Sekretariat Jenderal Dewan Ulama Senior setempat.

Mereka melihat permainan ini sebagai bentuk judi, yang dilarang. Serial ini juga dianggap mendorong kepercayaan dalam evolusi. Terakhir, simbolnya mempromosikan agama Shinto Jepang dan Kristen. Singkatnya, anime dan game-nya terlalu Zionis bagi mereka.

8. Hetalia: Axis Powers — Korea Selatan

Formula karakter serial ini dibuat untuk menyinggung sejumlah pihak. Tiap karakter mewakili sebuah negara, jadi mereka menggunakan banyak stereotipe. Italia, Jerman dan Jepang punya persahabatan meskipun ada sejarah militer mereka pada Perang Dunia II. Korea Selatan melihat serial ini tidak lucu dan imut. Mereka tersinggung dengan karakter mereka.

Keluhan spesifiknya dilayangkan kepada fakta kalau hanbok karakter itu digambar salah dan sikap mesumnya juga dianggap ofensif. Mereka juga tidak suka puja puji karakter itu terhadap karakter Jepang karena negara mereka tidak punya sejarah bersahabat. Karenanya, Studio Deen menghapus semua referensi kepada Korea Selatan di anime itu.

7. Death Note — China

Death Note juga tidak lulus sensor di China. Premis gelapnya berputar di sekeliling tema kematian, keadilan dan pembunuhan. Franchise ini telah menginspirasi insiden nyata, dengan anak-anak membuat Death Note sendiri di mana mereka menulis nama orang yang tidak mereka sukai. Insiden nyata inilah yang membuat Death Note dilarang di China. Sejumlah sekolah di dunia juga berusaha melarang manga ini. Salah satunya di Albuquerque, New Mexico. Sayang, mereka tidak mendapatkan cukup suara untuk melakukan pelarangan itu.

6. Puni Puni Poemy — Selandia Baru

Konten seksual dan kekerasan berlebihan serial ini membuatnya dilarang di Selandia Baru. Konten seksualnya buruk karena melibatkan karakter yang sangat muda. Banyak penggemar mempertanyakan mengapa Selandia Baru melarang Puni Puni Poemy. Jawabannya sepertinya karena anime ini tidak sangat populer jadi tidak berada di radar mainstream.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!