4 Film Indonesia yang Dilarang Tayang, yang Terakhir Menang di Venice Film Festival
Selasa, 16 November 2021 - 14:43 WIB
Film horor yang disutradarai Rudi Soedjarwo ini dilarang tayang dikarenakan mengandung unsur sensitif yaitu peristiwa kerusuhan Mei 1998. SARA hingga adegan pelecehan seksual menjadi alasan LSF tak meloloskan film tersebut untuk tayang di bioskop Indonesia.
2. Jagal (2012)
Film ini dilarang tayang di Indonesia karena mengangkat tema pembantaian massal pada 1965 dan dikhawatirkan bakal membangkitkan jiwa komunisme.
Jagal bisa dibilang film paling kontroversial di Indonesia lantaran mengisahkan sisi lain kehidupan paska peristiwa G30SPKI dan mengisahkan bagaimana masyarakat yang menganggap PKI dihukum tanpa pengadilan oleh sebuah ormas. Dalam film ini terdapat adegan rekonstruksi perbuatan si pelaku dan narasumber saat menyiksa terduga anggota PKI.
3. Something in the Way (2013)
Film ini sengaja tidak didaftarkan ke LSF untuk ditayangkan di bioskop Indonesia karena sudah diyakini tak akan lolor sensor. Sebab, film ini mengandung unsur seksualitas, agama, dan kemunafikan yang menggunakan visualisasi yang agak vulgar.
2. Jagal (2012)
Film ini dilarang tayang di Indonesia karena mengangkat tema pembantaian massal pada 1965 dan dikhawatirkan bakal membangkitkan jiwa komunisme.
Jagal bisa dibilang film paling kontroversial di Indonesia lantaran mengisahkan sisi lain kehidupan paska peristiwa G30SPKI dan mengisahkan bagaimana masyarakat yang menganggap PKI dihukum tanpa pengadilan oleh sebuah ormas. Dalam film ini terdapat adegan rekonstruksi perbuatan si pelaku dan narasumber saat menyiksa terduga anggota PKI.
3. Something in the Way (2013)
Film ini sengaja tidak didaftarkan ke LSF untuk ditayangkan di bioskop Indonesia karena sudah diyakini tak akan lolor sensor. Sebab, film ini mengandung unsur seksualitas, agama, dan kemunafikan yang menggunakan visualisasi yang agak vulgar.
Lihat Juga :