Fandom: Penggemar Fanatik, Penghasil Pundi-Pundi untuk Artis
Sabtu, 06 Juni 2020 - 08:58 WIB
Sementara dari Billboard, sampai 2019, lagu-lagu BTS udah didengar lima miliar kali, sekaligus mencatat yang tertinggi untuk musisi Asia. Sementara di YouTube, pada 2018, video-video musik BTS ditonton lebih dari enam miliar kali.
Gimana kalau dari merchandise-nya? The Hollywood Reporter dalam laporannya yang diterbitkan pada 10 Oktober 2019 menyebut bahwa BTS berhasil menjual buku, kaus, perhiasan, boneka, kosmetik, dan peralatan lainnya hingga senilai Rp1,8 triliun. Bahkan boy group ini bisa menyumbang pendapatan ke pemerintah Korea Selatan sampai USD4,65 miliar atau Rp65,6 triliun.
Foto: Twitter
Fandom Dulu dan Sekarang
Dulu, sebuah fandom dibangun oleh manajemen artis tersebut. Kalau mau bergabung, mereka harus membayar sejumlah uang, lalu setiap bulan berhak mendapat majalah dari manajemen artis tersebut. Dari majalah inilah para penggemar bisa mengetahui perkembangan dan informasi terkait sang idola.
Selain itu, biasanya untuk musisi indie, para fandom punya fanzine (fans magazine)yaitu majalah yang dikelola langsung oleh penggemar atau komunitas musik.
Sementara pada zaman digital, semua informasi dengan mudah disampaikan dan menyebar lewat media sosial. Para penggemar pun biasanya membuat banyak akun media sosial yang dikhususkan untuk membahas artis idolanya.
Foto: Omnibus
Pengaruh Fandom bagi Karier Musisi
Gimana kalau dari merchandise-nya? The Hollywood Reporter dalam laporannya yang diterbitkan pada 10 Oktober 2019 menyebut bahwa BTS berhasil menjual buku, kaus, perhiasan, boneka, kosmetik, dan peralatan lainnya hingga senilai Rp1,8 triliun. Bahkan boy group ini bisa menyumbang pendapatan ke pemerintah Korea Selatan sampai USD4,65 miliar atau Rp65,6 triliun.
Foto: Twitter
Fandom Dulu dan Sekarang
Dulu, sebuah fandom dibangun oleh manajemen artis tersebut. Kalau mau bergabung, mereka harus membayar sejumlah uang, lalu setiap bulan berhak mendapat majalah dari manajemen artis tersebut. Dari majalah inilah para penggemar bisa mengetahui perkembangan dan informasi terkait sang idola.
Selain itu, biasanya untuk musisi indie, para fandom punya fanzine (fans magazine)yaitu majalah yang dikelola langsung oleh penggemar atau komunitas musik.
Sementara pada zaman digital, semua informasi dengan mudah disampaikan dan menyebar lewat media sosial. Para penggemar pun biasanya membuat banyak akun media sosial yang dikhususkan untuk membahas artis idolanya.
Foto: Omnibus
Pengaruh Fandom bagi Karier Musisi
Lihat Juga :