Manga Kenkanryu, Manga yang Terang-Terangan Benci K-Pop

Minggu, 21 November 2021 - 21:34 WIB


Manga Kenkanryu mengisahkan tentang seorang siswa di Jepang bernama Kaname Okiayu. Dia berubah menjadi kritikus mental Korea setelah menemukan skandal terkait tim sepak bola Korea pada Piala Dunia 2002. Saat kuliah, dia bergabung dengan klub bernama Komisi Investigasi Asia Timur Jauh, yang mengamati permusuhan bersejarah Korsel dan Jepang.

Debat dan investigasi mereka mengatasi konsep seperti budaya Korsel yang diduga mencuri ide dari Jepang, inferioritas bahasa Hangul Korea dan masalah seputar imigran Zainichi Korea. Mereka juga membahas tentang popularitas Hallyu Wave. Gelombang popularitas platform hiburan Korea itu tereferensikan dalam buku yang diterjemahkan sebagai Membenci Hallyu Wave.

Manga, yang ditulis Sharin Yamano itu, adalah lebih pada serangkaian kuliah naratif ketimbang cerita nyata. Buku itu lebih berfokus pada melebih lebihkan ketimbang pengembangan karakter. Banyak karakter seperti teman Zainichi Kaname, Koichni, hanyalah properti plot yang digunakan untuk menyampaikan poin.

Harus dicatat juga kalau karakter Jepang-nya digambar dengan gaya seni stereotipikal ‘manga’ yang memberi mereka fitur Kaukasian yang hampir berlebihan. Di sisi lain, orang Korea digambar seperti orang Asia dengan gaya nyaris mirip karikatur. Meski menciptakan kontroversi, buku itu berjalan sepanjang 10 volume dengan volume terakhir dirilis pada 2015.

2. Dampak Manga Kenkanryu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!