Chapter 1.033 One Piece Ungkap Sejarah Pedang Zoro

Senin, 29 November 2021 - 19:19 WIB


Zoro berusaha menggunakan Enma. Tapi, pedang itu mulai menguras Haki-nya lagi. Serangan King itu mengenai Zoro dan menghancurkan jurang di dekat mereka. King mengolok-olok Zoro yang tidak bisa mengontrol pedangnya sendiri di saat pendekar pedang itu mulai jatuh.

Saat jatuh, dia melihat Sandai Kitetsu. Dia pun mengingat kembali ketika kali pertama menerima pedang itu dan tahu kalau Tenguyama menciptakannya. King mengambil kesempatan itu untuk menendang Zoro sampai tersungkur. Dia mengolok-olok kru Topi Jerami itu karena mempertaruhkan nyawa demi sebuah pedang. Zoro mendongak dan melihat Wado Ichimonji menancap di atas tanah.

Berusaha menggapai pedang itu, dia ingat ketika dia bersumpah unutk menjadi Pendekar Pedang Terhebat di dunia setelah kematian Kuina. Dia juga ingat apa yang dikatakan Tenguyama tentang Wado Ichimonji. Pedang itu ditempa orang yang sama yang menempa Enma, yaitu Shimotsuki Kozaburo.

Lantas, itu menerjangnya. Bagaimana sebilah pedang Wano berakhir di East Blue? Dia tidak punya banyak waktu untuk menyelami pertanyaan itu. King melancarkan serangan lain. Dia berusaha menghalau serangan itu, tapi dia kembali terbang.



Saat melayang, pikirannya mulai menyatukan kepingan-kepingan itu. Momonosuke pernah menjelaskan kalau dia dilarang mengucapkan Sunacchi. Di desa asal Zoro, ada seorang pria tua yang akan duduk di tepi pantai. Dia adalah kakek Kuina. Meski Zoro tidak tahu sampai setelah dia meninggal dunia. Dia kemudian ingat kalau Tenguyama pernah mengatakan kalau Shimotsuki Kozaburo secara ilegal meninggalkan Wano sekitar 50 tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!