Tips Agar Anak Nyaman Belajar di Rumah

Senin, 08 Juni 2020 - 15:44 WIB
Foto/Istimewa
Menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, membuat orang tua mencari kegiatan yang tetap dapat merangsang pikiran anak dan membuat mereka gemar belajar . New Asian Learning Experience Study oleh HP mengidentifikasi sikap orang tua milenial terhadap pembelajaran dan bagaimana kepribadian mereka memengaruhi cara anak-anak mereka belajar.

Studi ini menunjukkan bahwa walaupun pembelajaran cetak dan digital memiliki kelebihan masing-masing, nyatanya kombinasi belajar secara digital dan cetak adalah metode yang paling bermanfaat dalam membantu anak-anak tetap fokus dan tekun saat mereka belajar. Terungkap bahwa para orang tua di Indonesia memilih untuk mengasah kemampuan bahasa anak mereka melalui materi cetak (50,2%) dan mempelajari musik melalui platform digital (53,1%). (Baca: Warga Jenuh dengan Aksi Marah-Marah Pejabat di Ruang Publik)



Sebagian besar orang tua justru menggabungkan pembelajaran cetak dan digital untuk meningkatkan matematika (60%) dan kemampuan bahasa (52,7%). Menurut Fiona Lee, President Director HP Inc Indonesia, dalam proses belajar, penting bagi orang tua untuk memastikan anak memperoleh materi digital dan cetak yang sesuai, serta tidak membiarkan mereka memperolehnya sendiri.

"Misalnya, ketika orang tua dan guru ingin melatih kemampuan anak dalam mata pelajaran matematika dan bahasa, anak dapat mengeksplorasi konsep-konsep matematika melalui storytelling, mencari berbagai materi dari internet dan mengerjakan soal-soal tersebut dengan materi cetak yang dipersiapkan orang tua" kata Fiona.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!