Mengapa Baru Sekarang ada Hari Bela Negara? Bambang Soesatyo dan Dadang Hendra Yudha Beri Penjelasan di Hotman Paris Show, Malam ini
Kamis, 16 Desember 2021 - 15:09 WIB
Hotman Paris Show malam ini akan membahas pro kontra soal Hari Bela Negara. Foto/MNC Media
JAKARTA - Sebagai negara yang memiliki sejarah dan juga memperjuangkan kemerdekaan dalam waktu yang tidak singkat, Bangsa Indonesia patut bersikap untuk menghargai setiap perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan kita sebelumnya. Baru saja, pemerintah menetapkan peristiwa 19 Desember sebagai hari bela negara. Tentunya keputusan ini menimbulkan pro dan kontra dari masyarakat Indonesia.
Khusus di episode Hotman Paris Show malam ini, akan dihadirkan pihak-pihak berwajib yang berkaitan yaitu H. Bambang Soesatyo selaku ketua MPR RI dan Dirjen Bela Negara Kemhan RI, Mayjen TNI Dadang Hendra Yudha yang akan memberikan penjelasan secara konkrit atas peristiwa penetapan hari bela negara.
Menanggapi penetapan tersebut, sontak pengacara kondang Hotman Paris Show langsung mempertanyakan alasan mengapa baru sekarang ditetapkan, apakah ada suatu ancaman atau kejadian seperti menurunnya kesadaran bela negara di masa sekarang.
Baca Juga : Nia Ramadhani Tampil Stunning di Sidang Narkoba dengan Outfit Senilai Rp23,2 Juta
“Jadi memang setelah pasca reformasi, kita memiliki kekosongan, terutama di dalam UU kita karena sudah tidak ada lagi pembelajaran pancasila di jenjang pendidikan. Sekarang juga sering terjadi radikalisme, pemboman, perang antar suku. Kemudian MPR mendorong anak muda untuk kembali menebalkan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Bambang Soesatyo.
Khusus di episode Hotman Paris Show malam ini, akan dihadirkan pihak-pihak berwajib yang berkaitan yaitu H. Bambang Soesatyo selaku ketua MPR RI dan Dirjen Bela Negara Kemhan RI, Mayjen TNI Dadang Hendra Yudha yang akan memberikan penjelasan secara konkrit atas peristiwa penetapan hari bela negara.
Menanggapi penetapan tersebut, sontak pengacara kondang Hotman Paris Show langsung mempertanyakan alasan mengapa baru sekarang ditetapkan, apakah ada suatu ancaman atau kejadian seperti menurunnya kesadaran bela negara di masa sekarang.
Baca Juga : Nia Ramadhani Tampil Stunning di Sidang Narkoba dengan Outfit Senilai Rp23,2 Juta
“Jadi memang setelah pasca reformasi, kita memiliki kekosongan, terutama di dalam UU kita karena sudah tidak ada lagi pembelajaran pancasila di jenjang pendidikan. Sekarang juga sering terjadi radikalisme, pemboman, perang antar suku. Kemudian MPR mendorong anak muda untuk kembali menebalkan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Bambang Soesatyo.
Lihat Juga :