Review House of Gucci: Drama Keluarga yang Berakhir dengan Pembunuhan

Sabtu, 18 Desember 2021 - 19:39 WIB
Patrizia terus menerus mencecoki Maurizio dengan ide-ide gilanya tentang Gucci dan bagaimana Maurizio bisa tampil sebagai pemimpin perusahaan itu. Kelicikan pasangan ini pun terjalin dengan baik. Mereka berhasil menyingkirkan Aldo dan Paolo. Maurizio pun bersinar sebagai bos Gucci.

Di saat karier Maurizio terus bersinar terang, hubungannya dengan Patrizia memburuk. Maurizio selingkuh dengan Paola Franchi, teman masa kecilnya. Maurizio selingkuh setelah merasa tidak bahagia dengan pernikahannya. Dia merasa Patrizia terlalu ambisius dan menyetirnya. Maurizio kemudian melayangkan gugatan cerai pada Patrizia.

Perceraian itu berdampak buruk bagi Patrizia. Dia jadi dendam pada Maurizio. Apalagi, banyak ide yang berasal darinya dipakai Maurizio untuk memajukan Gucci. Patrizia pun berniat untuk menghabisi mantan suaminya tersebut.

Sebagai cerita yang diangkat dari kisah nyata, tentu banyak harapan kalau film ini akan sama persis. Nyatanya, tidak. Salah satu perbedaan besar antara film dan kisah aslinya adalah Rodolfo. Di film, Rodolfo punya peranan penting di Gucci. Aslinya, Rodolfo bekerja sebagai seorang aktor dan tidak terlibat di perusahaan Gucci.



Akting Lady Gaga di film ini pun biasa saja. Tidak terlalu hebat. Aksen Italia-nya pun aneh. Dia lebih mirip seperti orang Rusia ketimbang orang Italia dari cara bicaranya. Aktingnya pun tak terlihat natural. Dia terlihat berusaha untuk terlihat “akting”. Terlihat kalau dia sangat mengandalkan mimik muka dan body language. Emosinya tidak terlihat di aktingnya. Mungkin banyak yang tidak akan setuju dengan saya.

Sementara, Adam Driver, selain dari aksennya yang aneh, aktingnya okelah. Begitu juga dengan Al Pacino dan lainnya. Satu-satunya pemeran dengan aksen terbaik di film ini adalah Salma Hayek, pemeran Pina, orang yang punya kaitan erat dengan niat Patrizia membunuh Maurizio.

Dengan durasi panjang, 2 jam 38 menit, film ini jadi membosankan. Mungkin, ini adalah drama pembunuhan yang paling membosankan. Pembunuhan Maurizio hanya terjadi sekitar 10 menit sebelum film ini berakhir. Setelah itu, tidak ada cerita bagaimana polisi mengungkap dalang pembunuhan ini. Padahal, di cerita aslinya, Patrizia mampu meloloskan diri selama 2 tahun sebelum ditangkap polisi.

Sidang Patrizia pun hanya berlangsung tak kurang dari satu menit. Sisanya, hanya tulisan keterangan tentang apa yang terjadi dalam sidang itu. Berapa tahun mereka divonis dan lain sebagainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!