Varian Omicron Muncul Akibat Komplikasi Vaksin dan Pengobatan Covid-19, Begini Faktanya
Senin, 27 Desember 2021 - 15:20 WIB
Beredar kabar di media sosial yang menyebut bahwa varian Omicron disebabkan oleh komplikasi dari vaksin dan pengobatan Covid-19. Faktanya kabar tersebut hoax. Foto/Ilustrasi/Sindonews
JAKARTA - Beredar kabar di media sosial yang menyebut bahwa varian Omicron disebabkan oleh komplikasi dari vaksin dan pengobatan Covid-19. Informasi ini beredar luas di dunia maya dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i melalui unggahan akun media sosial Instagram @dr.fajriaddai, Senin (27/12/2021), memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoax . Dalam unggahan tersebut, ia pun mecoba memberikan penjelasan terkait fenomena tersebut.
Informasi ini di mulai dari postingan di media sosial yang menunjukkan bahwa gejala virus penyebab Covid-19 varian Omicron sama dengan komplikasi yang dapat muncul pasca vaksin Covid-19. Misalnya gagal jantung, aritmia, stroke, miokarditis, dan lainnya.
Tidak ada bukti juga yang menunjukkan bahwa variann Omicron memunculkan keluhan seperti gagal jantung, aritmia, stroke, miokarditis, dan lainnya. Masih perlu waktu dan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah memang benar ada gejala khusus varian Omicron.
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i melalui unggahan akun media sosial Instagram @dr.fajriaddai, Senin (27/12/2021), memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoax . Dalam unggahan tersebut, ia pun mecoba memberikan penjelasan terkait fenomena tersebut.
Informasi ini di mulai dari postingan di media sosial yang menunjukkan bahwa gejala virus penyebab Covid-19 varian Omicron sama dengan komplikasi yang dapat muncul pasca vaksin Covid-19. Misalnya gagal jantung, aritmia, stroke, miokarditis, dan lainnya.
Tidak ada bukti juga yang menunjukkan bahwa variann Omicron memunculkan keluhan seperti gagal jantung, aritmia, stroke, miokarditis, dan lainnya. Masih perlu waktu dan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah memang benar ada gejala khusus varian Omicron.
Lihat Juga :