Komeng Trending Topic di Twitter Gara-Gara Lawakan, Begini Isinya
Rabu, 12 Januari 2022 - 09:27 WIB
Lelucon itu lantas dinilai sangat merendahkan perempuan oleh sejumlah warganet. Mereka menganggap selama ini perempuan selalu dijadikan obyek lelucon bagi para pria, di mana menurut mereka itu sangat tidak lucu dan tak menghargai perempuan.
Kutipan lawakan Komeng semakin viral usai akun Twitter @AREAJULID mengunggahnya. Alhasil, Komeng pun langsung dibanjiri beragam komentar pro kontra dari warganet.
Hingga saat ini, sudah lebih dari 6.000 cuitan yang membahas terkait lawakan tersebut. Banyak yang mengkritisi lelucon sang komedian karena dianggap telah merendahkan perempuan. Tak sedikit pula yang menilai lawakan itu berisi sebuah sindiran atau satire terhadap isu sosial yang tengah mencuat di masyarakat Indonesia.
"Dear gen z, ini namanya komedi satire, tujuannya buat nyindir hal hal yg lagi hangat terjadi, contohnya diluar buanyak banget, salah satunya skit SNL tentang pelecehan seks murid oleh gurunya di US kaya gini," cuit netizen.
"Gua gen z tapi ngerti jokes komeng karena biasa nontonin dia dari jaman sd, yg nanggep itu hal yg terlalu serius mungkin dari kalangan umur saya yg lagi ga bisa ngeh itu satire mungkin wkwkwkwk. Maapin aja ya," cuit netizen lain.
Kutipan lawakan Komeng semakin viral usai akun Twitter @AREAJULID mengunggahnya. Alhasil, Komeng pun langsung dibanjiri beragam komentar pro kontra dari warganet.
Hingga saat ini, sudah lebih dari 6.000 cuitan yang membahas terkait lawakan tersebut. Banyak yang mengkritisi lelucon sang komedian karena dianggap telah merendahkan perempuan. Tak sedikit pula yang menilai lawakan itu berisi sebuah sindiran atau satire terhadap isu sosial yang tengah mencuat di masyarakat Indonesia.
"Dear gen z, ini namanya komedi satire, tujuannya buat nyindir hal hal yg lagi hangat terjadi, contohnya diluar buanyak banget, salah satunya skit SNL tentang pelecehan seks murid oleh gurunya di US kaya gini," cuit netizen.
"Gua gen z tapi ngerti jokes komeng karena biasa nontonin dia dari jaman sd, yg nanggep itu hal yg terlalu serius mungkin dari kalangan umur saya yg lagi ga bisa ngeh itu satire mungkin wkwkwkwk. Maapin aja ya," cuit netizen lain.
Lihat Juga :