Kemenkes: 1 Juta Lebih Orang Indonesia Sudah Dapat Vaksin Booster
Minggu, 16 Januari 2022 - 12:00 WIB
Dalam paparan itu, Siti Nadia menjelaskan cakupan vaksinasi nasional. “Cakupan vaksinasi yang sudah dimulai sejak 13 Januari, maka capaian nasional kita sebanyak 208 juta dosis penduduk yang sudah mendapatkan vaksinasi, baik dosis pertama dan dosis kedua,” kata Siti Nadia Tarmizi dalam webinar, Minggu (16/1/2022).
Baca Juga: Pemerintah Targetkan 179 Juta Dosis untuk Vaksin Booster
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa 174 juta orang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosia pertama dan 119 juta orang mendapatkan dosis kedua. “Saat ini kita sudah memulai vaksinasi booster ketiga, kurang lebih 1,4 juta sudah mendapatkan dosis ketiga,” ujarnya.
Selain menggencarkan pemberian vaksin baik vaksin primer (dosis 1 dan 2) dan booster, pemerintah juga melakukan sejumlah upaya untuk menangani pandemi Covid-19. Terutama di tengah penyebaran varian Omicron.
“Protokol kesehatan 5M seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas merupakan kunci selain pelaksanaan vaksinasi. Tentu didukung dengan upaya testing, tracing, serta penyiapan tata laksana untuk pengobatan maupun isolasi dan karantina,” jelas Siti Nadia.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan 179 Juta Dosis untuk Vaksin Booster
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa 174 juta orang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosia pertama dan 119 juta orang mendapatkan dosis kedua. “Saat ini kita sudah memulai vaksinasi booster ketiga, kurang lebih 1,4 juta sudah mendapatkan dosis ketiga,” ujarnya.
Selain menggencarkan pemberian vaksin baik vaksin primer (dosis 1 dan 2) dan booster, pemerintah juga melakukan sejumlah upaya untuk menangani pandemi Covid-19. Terutama di tengah penyebaran varian Omicron.
“Protokol kesehatan 5M seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas merupakan kunci selain pelaksanaan vaksinasi. Tentu didukung dengan upaya testing, tracing, serta penyiapan tata laksana untuk pengobatan maupun isolasi dan karantina,” jelas Siti Nadia.
(tsa)
Lihat Juga :