When We Were Young dan Kebangkitan Musik Emo

Kamis, 20 Januari 2022 - 16:47 WIB
Gaya musik yang melodius membuat daya juang emo kian meradiasi ke seluruh penjuru dunia. Selain mengekspansi dari segi musikalitas, para pecinta musik emo juga mengadopsi gaya berpakaian yang melawan arus. Punk gaya baru ini juga banyak diikuti sejumlah musisi Tanah Air.

Pengaruh tren emo juga menjadi ihwal lahirnya sub genre rock lain yang biasa disebut pop punk hingga indie rock.

Genre musik emo juga tak lepas dari para pelopornya, seperti Neck Deep, The Story So Far, Planes Mistaken For Stars, Pierce The Veil, Alesana, dan masih banyak lagi.

Di Indonesia, terdapat deretan grup band yang mengibarkan semangat musik emo. Dari Killing Me Inside, Alone at Last, The Side Project, hingga Seems Like Yesterday, mereka turut berkontribusi terhadap tren tersebut.

Sayangnya, kejayaan mereka tak bertahan lama. Grup band tersebut seolah menyerah dengan perkembangan musik digital yang mendominasi masa kini.

Tentunya, kehadiran When We Were Young disebut sebagai kebangkitan musik emo di kancah dunia. Bahkan, konser yang diumumkan melalui akun resmi When We Were Young ini sontak menyita perhatian para netter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!