7 Kelemahan Terbesar Naruto Uzumaki di Serial Naruto
Kamis, 27 Januari 2022 - 21:06 WIB
Bahkan, setelah menjadi Hokage, warga desanya masih belum saling percaya sepenuhnya. Dunia juga tidak lebih baik dari sebelumnya. Meski Naruto mampu membawa perdamaian, biasanya itu hanya sementara.
5. Tidak punya taktik
Saat di medan laga, Naruto cukup kasar dan tidak berpikir dua kali sebelum menyerang. Ini sudah menjadi salah satu sifatnya sejak awal cerita ini. Selama bertahun-tahun, ini juga jadi lebih menonjol. Sebagian besar strategi Naruto saat bertarung berputar dengan dia habis-habisan dan berusaha melakukan yang terbaik dengan menggunakan banyak variasi Rasengan yang menjadi andalannya.
Tapi, kadang, taktik memastikan keselamatan bahkan ketika melawan musuh yang lebih kuat. Ketika melawan Jigen, Naruto sangat bisa membuat dirinya terbunuh karena mengolok-olok lawannya itu bahkan ketika dia kalah. Untungnya, Kurama menyarankan agar dia menunggu waktu. Kalau saja itu tidak dia lakukan, Naruto pasti akan mengalami masalah.
4. Kurang variasi ninjutsu
Naruto memang bukan orang yang sangat terlatih dengan ninjutsu. Di sebagian besar pertarungannya, dia hanya terlihat memakai dua jutsu, yaitu Kage Bunshin no Jutsu dan Rasengan. Kadang, dia memakai Rasenshuriken. Tapi, ya sebatas itu kemampuan ninjutsunya.
Sementara ketika dewasa Naruto memang tahu banyak jutsu lain, dia tidak pernah menggunakannya saat bertempur. Kurangnya variasi ini jelas merupakan kelemahan besarnya. Mereka yang mempelajari caranya bertarung bisa memanfaatkan kelemahan ini dengan mudah.
3. Tidak menguasai genjutsu
5. Tidak punya taktik
Saat di medan laga, Naruto cukup kasar dan tidak berpikir dua kali sebelum menyerang. Ini sudah menjadi salah satu sifatnya sejak awal cerita ini. Selama bertahun-tahun, ini juga jadi lebih menonjol. Sebagian besar strategi Naruto saat bertarung berputar dengan dia habis-habisan dan berusaha melakukan yang terbaik dengan menggunakan banyak variasi Rasengan yang menjadi andalannya.
Tapi, kadang, taktik memastikan keselamatan bahkan ketika melawan musuh yang lebih kuat. Ketika melawan Jigen, Naruto sangat bisa membuat dirinya terbunuh karena mengolok-olok lawannya itu bahkan ketika dia kalah. Untungnya, Kurama menyarankan agar dia menunggu waktu. Kalau saja itu tidak dia lakukan, Naruto pasti akan mengalami masalah.
4. Kurang variasi ninjutsu
Naruto memang bukan orang yang sangat terlatih dengan ninjutsu. Di sebagian besar pertarungannya, dia hanya terlihat memakai dua jutsu, yaitu Kage Bunshin no Jutsu dan Rasengan. Kadang, dia memakai Rasenshuriken. Tapi, ya sebatas itu kemampuan ninjutsunya.
Sementara ketika dewasa Naruto memang tahu banyak jutsu lain, dia tidak pernah menggunakannya saat bertempur. Kurangnya variasi ini jelas merupakan kelemahan besarnya. Mereka yang mempelajari caranya bertarung bisa memanfaatkan kelemahan ini dengan mudah.
3. Tidak menguasai genjutsu
Lihat Juga :