Park Solomon Banyak Nangis saat Baca Skenario dan Syuting All of Us Are Dead
Sabtu, 29 Januari 2022 - 18:00 WIB
Park Solomon menjadi bintang muda yang bersinar berkat popularitas serial All of Us Are Dead. Foto/Netflix
JAKARTA - Park Solomon berperan sebagai Lee Suh-yeok, murid tampan dan atletis mantan perisak yang sudah tobat dalam All of Us Are Dead.
Ia menjadi salah satu karakter utama dari serial Korea yang kini tengah tayang di Netflix ramai dibicarakan penonton setia drama Korea dan tayangan zombi yang mengerikan. Dalam serial ini, Suh-yeok digambarkan sebagai lelaki yang fisiknya kuat dan selalu jadi andalan tim penyintas untuk menyelamatkan diri dari serangan zombi.
Namun siapa sangka, aslinya Lomon ternyata pria yang berhati sangat lembut. Ia bahkan mengaku menangis saat pertama kali membaca skenario serial All of Us Are Dead.
"Aku sangat terpukau dan masuk banget ke ceritanya. Aku menangis dan tertawa saat membaca skripnya. Ceritanya benar-benar penuh intrik dan aku jadi pengen main dalam drama ini," ujarnya saat konferensi pers daring pada Rabu (16/1) lalu.
Ia menjadi salah satu karakter utama dari serial Korea yang kini tengah tayang di Netflix ramai dibicarakan penonton setia drama Korea dan tayangan zombi yang mengerikan. Dalam serial ini, Suh-yeok digambarkan sebagai lelaki yang fisiknya kuat dan selalu jadi andalan tim penyintas untuk menyelamatkan diri dari serangan zombi.
Namun siapa sangka, aslinya Lomon ternyata pria yang berhati sangat lembut. Ia bahkan mengaku menangis saat pertama kali membaca skenario serial All of Us Are Dead.
"Aku sangat terpukau dan masuk banget ke ceritanya. Aku menangis dan tertawa saat membaca skripnya. Ceritanya benar-benar penuh intrik dan aku jadi pengen main dalam drama ini," ujarnya saat konferensi pers daring pada Rabu (16/1) lalu.
Lihat Juga :