Virus Baru NeoCov Bahaya? Ini Penjelasan WHO

Minggu, 30 Januari 2022 - 18:35 WIB
Baca Juga: Bahaya! China Peringatkan Virus NeoCoV dengan Tingkat Kematian Tinggi

Pernyataan itu bukan tanpa sebab. Menurut hipotesis mereka, NeoCov berpotensi membunuh satu dari setiap tiga orang yang terinfeksi. Mereka juga mencatat infeksi NeoCov tidak dapat dinetralisir silang oleh antibodi yang ditargetkan untuk SARS-Cov-2 atau MERS-CoV.

Namun, untuk saat ini, NeoCov disebut belum mampu menginfeksi tubuh manusia. Bahkan belum ditemukan satu kasus aktif. Kendati demikian, bila virus tersebut terus bermutasi, tidak menutup kemungkinan NeoCov dapat mengancam peradaban umat manusia.

Terkait temuan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan semua klaim yang dipaparkan oleh para peneliti Wuhan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Saat ini, WHO terus berkolaborasi dengan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), serta UN Environment Programme (UNEP) untuk memantau dan menanggapi ancaman penyakit yang memiliki karakter zoonosis tersebut.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!