20 Tahun Lalu Hari Ini, Hari Anti Pekerja Anak Sedunia Pertama Kali Diperingati
Jum'at, 12 Juni 2020 - 15:37 WIB
Sektor pekerjaan yang dikerjakannya beragam. Mayoritas, yakni sebanyak 71% bekerja di sektor agrikultural. Selain itu, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh ILO, 69% pekerja anak bekerja tanpa dibayar oleh keluarganya sendiri.
Di seluruh dunia, jumlah pekerja anak terbanyak ada di Afrika yang mencapai 72,1 juta jiwa, disusul Asia Pasifik sebanyak 62,1 juta jiwa, Amerika sebanyak 10,7 juta jiwa, Eropa dan Asia Tengah 5,5 juta jiwa, dan negara-negara Arab 1,2 juta jiwa.
Foto: un.org
Tenaga Kerja Anak di Indonesia
Di Indonesia, berdasarkan publikasi BPS tentang Pekerja Anak di Indonesia 2009, pada tahun tersebut ada 3,7 juta anak yang bekerja, 615 ribu anak gak bekerja, tapi mencari pekerjaan secara aktif, dan 375 ribu anak bersedia untuk bekerja (gak aktif mencari atau putus asa mencari).
Angka ini tergolong besar kalau melihat jumlah anak-anak di Indonesia yang mencapai 35,7 juta jiwa. Artinya, hampir sebanyak 13,2% anak-anak di Indonesia berstatus sebagai angkatan kerja.
Foto: BPS
Adapun berdasarkan sumber yang sama, jenis pekerjaan yang dikerjakan oleh anak-anak ini berbeda di wilayah perkotaan dan pedesaan. Di kota, mayoritas pekerja anak (35%) bekerja di sektor operator dan buruh, 31% di sektor penjualan, 18% di sektor jasa, 14% di sektor pertanian, dan 2% di sektor lainnya.
Sedangkan di desa, 65% bekerja di sektor pertanian, 19% di sektor operator dan buruh, 12% di sektor penjualan, dan 3% di sektor jasa.
Peringatan Tahun Ini
Foto:Daniel Berehulak/Getty Images
Di seluruh dunia, jumlah pekerja anak terbanyak ada di Afrika yang mencapai 72,1 juta jiwa, disusul Asia Pasifik sebanyak 62,1 juta jiwa, Amerika sebanyak 10,7 juta jiwa, Eropa dan Asia Tengah 5,5 juta jiwa, dan negara-negara Arab 1,2 juta jiwa.
Foto: un.org
Tenaga Kerja Anak di Indonesia
Di Indonesia, berdasarkan publikasi BPS tentang Pekerja Anak di Indonesia 2009, pada tahun tersebut ada 3,7 juta anak yang bekerja, 615 ribu anak gak bekerja, tapi mencari pekerjaan secara aktif, dan 375 ribu anak bersedia untuk bekerja (gak aktif mencari atau putus asa mencari).
Angka ini tergolong besar kalau melihat jumlah anak-anak di Indonesia yang mencapai 35,7 juta jiwa. Artinya, hampir sebanyak 13,2% anak-anak di Indonesia berstatus sebagai angkatan kerja.
Foto: BPS
Adapun berdasarkan sumber yang sama, jenis pekerjaan yang dikerjakan oleh anak-anak ini berbeda di wilayah perkotaan dan pedesaan. Di kota, mayoritas pekerja anak (35%) bekerja di sektor operator dan buruh, 31% di sektor penjualan, 18% di sektor jasa, 14% di sektor pertanian, dan 2% di sektor lainnya.
Sedangkan di desa, 65% bekerja di sektor pertanian, 19% di sektor operator dan buruh, 12% di sektor penjualan, dan 3% di sektor jasa.
Peringatan Tahun Ini
Foto:Daniel Berehulak/Getty Images
Lihat Juga :