10 Anime Terbaik dengan Karakter Utama Paling Buruk
Selasa, 08 Februari 2022 - 05:05 WIB
Lemahnya Takemichi membuat kaget bahkan penggemar terbesar serial ini. Sementara pahlawan lain shounen bisa bertahan pada pertarungan mereka, Takemichi terus menerus dipukuli hingga babak belur. Bagi sebagian orang, ini adalah perubahan yang menyegarkan. Tapi, bagi yang lain, kurangnya kekuatan membuatnya menjadi protagonis lemah yang gagal membawa serial yang bagus seperti ini.
7. Kirito — Sword Art Online
Opini tentang Sword Art Online telah bermacam-macam sejak awal. Tapi, tidak bisa dibantah kalau serial sukses ini masih mempertahankan banyak penggemar yang menyukainya. Satu hal yang bisa disepakati penggemar dan hater adalah Kirito adalah protagonis yang payah. Selama bertahun-tahun, banyak yang sudah mengatakan betapa hambar dan tidak menariknya dia.
Kirito adalah salah satu karakter yang paling kuat dan disukai hampir tiap karakter cewek di franchise itu. Tapi, entah bagaimana, kepribadiannya hampir kosong. Sementara sejumlah penggemar akan membelanya, sebagian besar akan mengatakan betapa membosankannya dia dan serial ini akan lebih baik tanpa dia.
6. Goku — Dragon Ball (Franchise)
Franchise Dragon Ball adalah salah satu serial paling terkenal dan disukai dalam sejarah anime. Lumrahnya, protagonis serial ini juga disukai dan dikenal. Meski begitu, selama bertahun-tahun, banyak yang mengakui kalau Goku bukanlah protagonis terbaik. Dia memang sangat kuat dan itulah mengapa biasanya orang sangat menyukainya. Tapi, kalau soal kepribadian, dia kurang.
Goku itu kekanak-kanakan, egois dan tidak dewasa. Dia lebih peduli pada pertarungan dan kekuatan dari apa pun, bahkan dari keluarganya sendiri. Dia sulit berkembang. Dia mempertahankan sikap egoisnya yang bahkan membuat Bezita harus habis-habisan. Dragon Ball adalah serial yang mengagumkan dan ikonik. Tapi, protagonisnya seharusnya bisa lebih berkembang.
5. Naho Takamiya — Orange
Orange punya pendekatan mengejutkan terhadap genre slice of life dan shojo. Serial ini beresonasi dengan baik dengan banyak penggemar anime. Serial ini juga sangat dipuji, meliputi subjek berat dan masuk ke wilayah yang lebih gelap dibanding sebagian serial sejenis. Tapi, sementara cerita dan karakternya masuk ke hati penggemar, banyak yang tidak suka pada protagonis ceweknya, Naho Takamiya.
Meski berusaha mengubah nasib dan menyelamatkan Kakeru, dia sering terlihat sebagai lebih pasif ketimbang karakter lain seperti Suwa. Suwa sering mengambil peran proaktif dalam membantu Kakeru. Kelemahan, sifat ragu-ragunya dan kurangnya kepercayaan diri membuat audiens jadi frustrasi di saat dia berjuang mencapai cita-citanya yang sangat sederhana.
4. Satoshi — Pokémon
Semua orang tentu pernah mendengar tentang Pokémon. Serial ini membingkai banyak masa kecil dan masih menjadi bagian besar dari media saat ini. Dengan lebih banyak Pokémon dari sebelumnya, menangkap mereka semua tentu mengasyikkan dan menyenangkan. Tapi, protagonis serial ini, Satoshi, sama sekali tidak seperti itu.
7. Kirito — Sword Art Online
Opini tentang Sword Art Online telah bermacam-macam sejak awal. Tapi, tidak bisa dibantah kalau serial sukses ini masih mempertahankan banyak penggemar yang menyukainya. Satu hal yang bisa disepakati penggemar dan hater adalah Kirito adalah protagonis yang payah. Selama bertahun-tahun, banyak yang sudah mengatakan betapa hambar dan tidak menariknya dia.
Kirito adalah salah satu karakter yang paling kuat dan disukai hampir tiap karakter cewek di franchise itu. Tapi, entah bagaimana, kepribadiannya hampir kosong. Sementara sejumlah penggemar akan membelanya, sebagian besar akan mengatakan betapa membosankannya dia dan serial ini akan lebih baik tanpa dia.
6. Goku — Dragon Ball (Franchise)
Franchise Dragon Ball adalah salah satu serial paling terkenal dan disukai dalam sejarah anime. Lumrahnya, protagonis serial ini juga disukai dan dikenal. Meski begitu, selama bertahun-tahun, banyak yang mengakui kalau Goku bukanlah protagonis terbaik. Dia memang sangat kuat dan itulah mengapa biasanya orang sangat menyukainya. Tapi, kalau soal kepribadian, dia kurang.
Goku itu kekanak-kanakan, egois dan tidak dewasa. Dia lebih peduli pada pertarungan dan kekuatan dari apa pun, bahkan dari keluarganya sendiri. Dia sulit berkembang. Dia mempertahankan sikap egoisnya yang bahkan membuat Bezita harus habis-habisan. Dragon Ball adalah serial yang mengagumkan dan ikonik. Tapi, protagonisnya seharusnya bisa lebih berkembang.
5. Naho Takamiya — Orange
Orange punya pendekatan mengejutkan terhadap genre slice of life dan shojo. Serial ini beresonasi dengan baik dengan banyak penggemar anime. Serial ini juga sangat dipuji, meliputi subjek berat dan masuk ke wilayah yang lebih gelap dibanding sebagian serial sejenis. Tapi, sementara cerita dan karakternya masuk ke hati penggemar, banyak yang tidak suka pada protagonis ceweknya, Naho Takamiya.
Meski berusaha mengubah nasib dan menyelamatkan Kakeru, dia sering terlihat sebagai lebih pasif ketimbang karakter lain seperti Suwa. Suwa sering mengambil peran proaktif dalam membantu Kakeru. Kelemahan, sifat ragu-ragunya dan kurangnya kepercayaan diri membuat audiens jadi frustrasi di saat dia berjuang mencapai cita-citanya yang sangat sederhana.
4. Satoshi — Pokémon
Semua orang tentu pernah mendengar tentang Pokémon. Serial ini membingkai banyak masa kecil dan masih menjadi bagian besar dari media saat ini. Dengan lebih banyak Pokémon dari sebelumnya, menangkap mereka semua tentu mengasyikkan dan menyenangkan. Tapi, protagonis serial ini, Satoshi, sama sekali tidak seperti itu.
Lihat Juga :