Ibu Hamil yang Divaksin Covid-19 Turunkan Perlindungan ke Bayi yang Dikandung

Kamis, 17 Februari 2022 - 00:33 WIB
Hasil penelitian menunjukkan, 84 persen bayi yang dirawat di rumah sakit dengan terinfeksi Covid-19 lahir dari ibu yang tidak divaksinasi.

Penelitian ini diketahui melibatkan 43 bayi positif Covid-19 yang dirawat di ICU, dan mendapati bahwa 88 persen di antaranya lahir dari ibu yang tidak divaksinasi sebelum melahirkan.

Merujuk pada hasil studi penelitian di atas, Dr. Dana Meaney mengingatkan betapa pentingnya mendapatkan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil.

"Intinya adalah bahwa vaksinasi Covid-19 pada ibu adalah cara yang sangat penting untuk membantu melindungi anak-anak ini. Ini sangat penting, mengingat vaksinasi pada kelompok usia ini masih sangat jauh," jelas dia.

Data yang sama juga mengindikasikan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang divaksin di usia kehamilan lebih tua memiliki risiko rawat inap karena Covid-19 yang lebih kecil daripada bayi yang ibunya divaksin pada awal masa kehamilan.

Sebelumnya, sudah ada penelitian yang memperlihatkan hubungan antara proteksi vaksin Covid-19 dari ibu hamil kepada bayi yang dikandung. Penelitian sebelumnya, memperlihatkan hasil bahwa ibu hamil dapat menurunkan antibodi kepada bayi mereka.

Tetapi studi baru CDC dengan Dr. Manish Patel sebagai penulis utama ini adalah yang pertama menunjukkan efek dunia nyata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!