WHO Resmi Tunjuk Indonesia Sebagai Penerima Teknologi Vaksin mRNA, Ini Alasannya

Kamis, 24 Februari 2022 - 11:09 WIB
Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus resmi menunjuk Indonesia sebagai negara penerima transfer teknologi pembuatan vaksin mRNA. Foto/Global Times
JAKARTA - Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia ( WHO ) dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus resmi menunjuk Indonesia sebagai negara penerima transfer teknologi pembuatan vaksin mRNA. Keputusan ini didasari penilaian bahwa Indonesia sudah mampu menciptakan vaksin mRNA sendiri.

"Formulir pelatihan biomanufaktur global akan keluar bulan depan," terang Tedros dalam keterangan pers virtual, tadi malam Rabu (23/2/2022).



Program transfer teknologi vaksin mRNA ini merupakan bagian dari rencana WHO, Korea Selatan, dan WHO academy dalam pembentukan pusat pelatihan biomanufaktur global yang akan melayani semua negara berpenghasilan rendah dan menengah yang ingin memproduksi produk biologi, seperti vaksin, insulin, antibodi monoklonal, dan pengobatan kanker.

Langkah ini dilakukan setelah keberhasilan pembangunan pusat transfer teknologi vaksin mRNA global di Afrika Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!