Pengaruhi Jejak Karbon, KLHK Dorong Penggunaan Alat Transportasi Non-BBM di Lokasi Wisata
Rabu, 02 Maret 2022 - 16:51 WIB
Gili Trawangan menjadi bukti konkret bahwa lokasi wisata bisa meniadakan transportasi berbahan bakar minyak. / Foto: ist
JAKARTA - Pariwisata berkelanjutan menjadi tujuan yang mesti terwujud. Aksi ini bukan hanya memastikan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan, namun juga memberi manfaat positif untuk lingkungan di lokasi wisata.
Transportasi pun menjadi salah satu perhatian utama yang disorot. Pasalnya, aktivitas terbesar yang memengaruhi jejak karbon pariwisata adalah transportasi.
Kendati pun aktivitas lain seperti penggunaan AC, food waste, dan pesawat juga memberi dampak buruk pada lingkungan dalam sektor pariwisata. Oleh karenanya, transportasi ramah lingkungan perlu didorong untuk dimasifkan.
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo: Kelestarian Lingkungan Aset Paling Berharga bagi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan
Transportasi pun menjadi salah satu perhatian utama yang disorot. Pasalnya, aktivitas terbesar yang memengaruhi jejak karbon pariwisata adalah transportasi.
Kendati pun aktivitas lain seperti penggunaan AC, food waste, dan pesawat juga memberi dampak buruk pada lingkungan dalam sektor pariwisata. Oleh karenanya, transportasi ramah lingkungan perlu didorong untuk dimasifkan.
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo: Kelestarian Lingkungan Aset Paling Berharga bagi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan
Lihat Juga :