Pengaruhi Jejak Karbon, KLHK Dorong Penggunaan Alat Transportasi Non-BBM di Lokasi Wisata
Rabu, 02 Maret 2022 - 16:51 WIB
Hal tersebut disetujui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Plt. Ketua Dewan Kepariwisataan Berkelanjutan (ISTC), Wahyu Marjaka yang mewakili KLHK, menyampaikan bahwa Gili Trawangan menjadi bukti konkret bahwa lokasi wisata bisa meniadakan transportasi berbahan bakar minyak.
"Di Gili Trawangan tidak ada transportasi yang berbahan bakar minyak, karena di sana mengandalkan cidomo hingga sepeda," ungkap Wahyu dalam Webinar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (2/3/2022).
Penggunaan alat transportasi nonbahan bakar minyak di Gili Trawangan menjadi bukti bahwa lokasi wisata seharusnya bisa menerapkan konsep berkelanjutan dalam hal transportasinya.
"Transportasi ramah lingkungan perlu dikembangkan, karena akan jadi terobosan yang sangat baik di masa depan saat orang-orang sudah semakin concern terhadap kehidupan yang sustainable," jelasnya.
KLHK tak hanya mendorong pengelola lokasi wisata maupun pemerintah daerah untuk memasifkan transportasi ramah lingkungan, tetapi juga keberadaan restoran atau supplier plant-base.
"Di Gili Trawangan tidak ada transportasi yang berbahan bakar minyak, karena di sana mengandalkan cidomo hingga sepeda," ungkap Wahyu dalam Webinar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (2/3/2022).
Penggunaan alat transportasi nonbahan bakar minyak di Gili Trawangan menjadi bukti bahwa lokasi wisata seharusnya bisa menerapkan konsep berkelanjutan dalam hal transportasinya.
"Transportasi ramah lingkungan perlu dikembangkan, karena akan jadi terobosan yang sangat baik di masa depan saat orang-orang sudah semakin concern terhadap kehidupan yang sustainable," jelasnya.
KLHK tak hanya mendorong pengelola lokasi wisata maupun pemerintah daerah untuk memasifkan transportasi ramah lingkungan, tetapi juga keberadaan restoran atau supplier plant-base.
Lihat Juga :