6-12 Bulan Usai Terinfeksi, Sepertiga Penyintas Covid-19 Alami Gejala Long Covid
Sabtu, 05 Maret 2022 - 20:20 WIB
Survei membandingkan respons 61.002 orang positif Covid-19 pada 6, 9, atau 12 bulan sebelumnya dengan respons dari sebanyak 91.878 orang yang dites negatif.
Studi berbasis kuesioner tersebut memperlihatkan bahwa gejala jangka panjang yang paling sering dilaporkan para penyintas adalah perubahan indera penciuman dan rasa, serta merasa kelelahan.
Para peneliti menyebutkan, studi yang diterbitkan sebagai pracetak dan belum ditinjau rekan sejawat ini mencakup salah satu kelompok terbesar orang yang tidak dirawat di rumah sakit Covid-19. Dan juga memantau kelompok pasien ini dalam jangka waktu yang lebih lama daripada studi besar lainnya.
Hasilnya 29,6 persen responden yang dites positif melaporkan setidaknya mengalami satu gejala fisik yang berkelanjutan 6-12 bulan setelah infeksi.
Sementara lebih dari setengah atau 53,1 persen dari kelompok yang positif Covid-19 itu mengaku mereka mengalami kelelahan mental atau fisik, masalah tidur atau masalah kognitif dalam 6-12 bulan setelah infeksi.
Penulis studi, Profesor Anders Peter Hviid, profesor epidemiologi di SSI, mengungkapkan, hasil studi penelitian ini adalah tanda kalau Long Covid sebagai dampak panjang infeksi Covid-19 harus jadi pertimbangan oleh para pembuat kebijakan terkait kesehatan masyarakat.
Studi berbasis kuesioner tersebut memperlihatkan bahwa gejala jangka panjang yang paling sering dilaporkan para penyintas adalah perubahan indera penciuman dan rasa, serta merasa kelelahan.
Para peneliti menyebutkan, studi yang diterbitkan sebagai pracetak dan belum ditinjau rekan sejawat ini mencakup salah satu kelompok terbesar orang yang tidak dirawat di rumah sakit Covid-19. Dan juga memantau kelompok pasien ini dalam jangka waktu yang lebih lama daripada studi besar lainnya.
Hasilnya 29,6 persen responden yang dites positif melaporkan setidaknya mengalami satu gejala fisik yang berkelanjutan 6-12 bulan setelah infeksi.
Sementara lebih dari setengah atau 53,1 persen dari kelompok yang positif Covid-19 itu mengaku mereka mengalami kelelahan mental atau fisik, masalah tidur atau masalah kognitif dalam 6-12 bulan setelah infeksi.
Penulis studi, Profesor Anders Peter Hviid, profesor epidemiologi di SSI, mengungkapkan, hasil studi penelitian ini adalah tanda kalau Long Covid sebagai dampak panjang infeksi Covid-19 harus jadi pertimbangan oleh para pembuat kebijakan terkait kesehatan masyarakat.
Lihat Juga :