Bahayakah Makan Daging Sapi yang Terpapar Virus Lumpy Skin?
Rabu, 09 Maret 2022 - 15:35 WIB
Meski tak berbahaya jika diolah dengan suhu panas, tapi konsumsi daging sapi tidak sehat bukan sesuatu yang layak dicoba. Karena itu, diharapkan juga untuk para penjual daging tidak menjual daging dari sapi yang sakit.
Untuk masyarakat, perlu diketahui juga bahwa pada daging sapi yang terpapar virus lumpy skin, tidak ada gejala yang terlihat pada daging. Ini mesti menjadi perhatian bersama agar tidak asal membeli daging sapi dan untuk penjual diharapkan sekali untuk tidak menjual daging sapi yang terinfeksi lumpy skin.
"Gejala klinis yang terlihat pada sapi atau kerbau yang terjangkit penyakit lumpy skin disease hanya terlihat ada nodul-nodul pada kulit di area tubuhnya. Kemudian jika hewan yang terinfeksi virus tersebut disembelih, maka akan terlihat juga lesio nekrosa pada bagian saluran pencernaan dan saluran pernapasannya. Kalau pada daging tidak akan terlihat gejala apa-apa," tambah drh Laras.
Drh Ais menambahkan sedikit bahwa penting bagi masyarakat agar berhati-hati membeli daging. "Sebaiknya membeli daging yang pemotongannya dilakukan di rumah potong hewan yang mana dalam pemotongannya diawasi dokter hewan," saran drh Ais.
Ini menjadi penting, karena dengan adanya pengawasan dokter hewan, dipastikan daging yang siap diedarkan sehat dan layak dikonsumsi.
Untuk masyarakat, perlu diketahui juga bahwa pada daging sapi yang terpapar virus lumpy skin, tidak ada gejala yang terlihat pada daging. Ini mesti menjadi perhatian bersama agar tidak asal membeli daging sapi dan untuk penjual diharapkan sekali untuk tidak menjual daging sapi yang terinfeksi lumpy skin.
"Gejala klinis yang terlihat pada sapi atau kerbau yang terjangkit penyakit lumpy skin disease hanya terlihat ada nodul-nodul pada kulit di area tubuhnya. Kemudian jika hewan yang terinfeksi virus tersebut disembelih, maka akan terlihat juga lesio nekrosa pada bagian saluran pencernaan dan saluran pernapasannya. Kalau pada daging tidak akan terlihat gejala apa-apa," tambah drh Laras.
Drh Ais menambahkan sedikit bahwa penting bagi masyarakat agar berhati-hati membeli daging. "Sebaiknya membeli daging yang pemotongannya dilakukan di rumah potong hewan yang mana dalam pemotongannya diawasi dokter hewan," saran drh Ais.
Ini menjadi penting, karena dengan adanya pengawasan dokter hewan, dipastikan daging yang siap diedarkan sehat dan layak dikonsumsi.
(tsa)
Lihat Juga :