5 Persamaan Eren Attack on Titan dan Lelouch Code Geass
Kamis, 10 Maret 2022 - 22:35 WIB
Eren mengalami sesuatu yang mirip. Setelah ditembak Gabi, dia melakukan kontak dengan kakak tirinya, Zeke. Dia lantas bisa mengakses Paths. Di sana, dia bertemu Ymir, nenek moyang semua Titan. Saat berada di dalam Koordinat, Ymir terus mengikuti wasiat keluarga kerajaan dengan membangun Titan. Baik Eren dan Lelouch punya efek besar terhadap Ymir dan Dunia C.
3. Perbedaan: Lelouch menghentikan kehancuran dunia, Eren menyebabkannya
Eren tidak benar-benar punya kekuatan atas Ymir. Tapi, dia meraih tangannya dan berhasil membujuk Ymir untuk membantunya. Lewat Ymir, Eren berhasil menyalurkan Founding Titan—kekuatan yang sudah dia punya tapi tidak bisa diaktifkan karena Eren bukan keturunan keluarga kerajaan. Ini kemudian menyebabkan efek merusak. Eren menggunakan kekuatan itu untuk memulai Rumbling.
Sementara, Dunia C diintai Pedang Damocles Charles, yang berusaha membunuh Tuhan. Dengan menggunakan Geass, Lelouch mengetuk kekuatan Dunia C dan memintanya untuk tidak menghentikan perjalanan waktu. Dia memberlakukan kehendaknya ke Dunia C dengan menghentikan Koneksi Ragnarok. Di titik kunci busur karakter mereka ini, Lelouch menyelamatkan dunia, sementara Eren mengambil pendekatan lebih gelap.
2. Persamaan: mengorbankan diri di tangan orang yang mereka sayangi
Persamaan terbesar Lelouch dan Eren adalah akhir cerita mereka. Setelah kehancuran FLEIJA di permukiman Tokyo, Lelouch menganggap dunia butuh awal baru. Pada saat ini, dia menganggap kebencian manusia sebagai beban pribadinya. Dia akhirnya menumpahkan darah untuk menjadi Kaisar Iblis. Pada akhirnya, dia dibunuh sahabatnya, Suzaku Kururugi.
Keputusan Eren mirip. Dalam misinya memenangkan kemerdekaan Eldia, dia memulai Rumbling, di saat yang sama, dia memisahkan teman-temannya. Tujuan akhirnya adalah membuat Eldian berhenti melihatnya sebagai pahlawan. Dia akhirnya dibunuh Mikasa. Kekuatan Titan menghilang karena Ymir juga dibebaskan dari cinta beracunnya untuk Raja Fritz.
Baca Juga: 8 Serial Anime yang Terinspirasi dari Mitologi Nordik
1. Perbedaan: busur karakter Lelouch punya akhir yang lebih memuaskan
Zero Requiem Lelouch selalu menjadi skema politik tidak praktis untuk memberikan absolusi bagi Suzaku dan Lelouch. Ini memberikan perdamaian selama setahun untuk dunia dan sepertinya memicu keinginan umum untuk dialog ketimbang perang. Kesuksesannya terbatas dan mungkin tidak sepadan dengan darah yang telah tumpah.
Tapi, sementara kerusakan yang dilakukan Lelouch itu buruk, Rumbling-nya Eren jauh lebih buruk karena menghancurkan 80% planet. Teman-temannya memang selamat, tapi generasi masa depan tidak. Secara keseluruhan, finale Attack on Titan tidak benar-benar memberikakn akhir yang memuaskan bagi busur Eren dengan cara yang sama seperti diberikan Zero Requiem kepada Lelouch.
3. Perbedaan: Lelouch menghentikan kehancuran dunia, Eren menyebabkannya
Eren tidak benar-benar punya kekuatan atas Ymir. Tapi, dia meraih tangannya dan berhasil membujuk Ymir untuk membantunya. Lewat Ymir, Eren berhasil menyalurkan Founding Titan—kekuatan yang sudah dia punya tapi tidak bisa diaktifkan karena Eren bukan keturunan keluarga kerajaan. Ini kemudian menyebabkan efek merusak. Eren menggunakan kekuatan itu untuk memulai Rumbling.
Sementara, Dunia C diintai Pedang Damocles Charles, yang berusaha membunuh Tuhan. Dengan menggunakan Geass, Lelouch mengetuk kekuatan Dunia C dan memintanya untuk tidak menghentikan perjalanan waktu. Dia memberlakukan kehendaknya ke Dunia C dengan menghentikan Koneksi Ragnarok. Di titik kunci busur karakter mereka ini, Lelouch menyelamatkan dunia, sementara Eren mengambil pendekatan lebih gelap.
2. Persamaan: mengorbankan diri di tangan orang yang mereka sayangi
Persamaan terbesar Lelouch dan Eren adalah akhir cerita mereka. Setelah kehancuran FLEIJA di permukiman Tokyo, Lelouch menganggap dunia butuh awal baru. Pada saat ini, dia menganggap kebencian manusia sebagai beban pribadinya. Dia akhirnya menumpahkan darah untuk menjadi Kaisar Iblis. Pada akhirnya, dia dibunuh sahabatnya, Suzaku Kururugi.
Keputusan Eren mirip. Dalam misinya memenangkan kemerdekaan Eldia, dia memulai Rumbling, di saat yang sama, dia memisahkan teman-temannya. Tujuan akhirnya adalah membuat Eldian berhenti melihatnya sebagai pahlawan. Dia akhirnya dibunuh Mikasa. Kekuatan Titan menghilang karena Ymir juga dibebaskan dari cinta beracunnya untuk Raja Fritz.
Baca Juga: 8 Serial Anime yang Terinspirasi dari Mitologi Nordik
1. Perbedaan: busur karakter Lelouch punya akhir yang lebih memuaskan
Zero Requiem Lelouch selalu menjadi skema politik tidak praktis untuk memberikan absolusi bagi Suzaku dan Lelouch. Ini memberikan perdamaian selama setahun untuk dunia dan sepertinya memicu keinginan umum untuk dialog ketimbang perang. Kesuksesannya terbatas dan mungkin tidak sepadan dengan darah yang telah tumpah.
Tapi, sementara kerusakan yang dilakukan Lelouch itu buruk, Rumbling-nya Eren jauh lebih buruk karena menghancurkan 80% planet. Teman-temannya memang selamat, tapi generasi masa depan tidak. Secara keseluruhan, finale Attack on Titan tidak benar-benar memberikakn akhir yang memuaskan bagi busur Eren dengan cara yang sama seperti diberikan Zero Requiem kepada Lelouch.
(alv)
Lihat Juga :