Ajang FFWI Kembali Digelar Tahun Ini dengan Tema Merayakan Film Indonesia
Minggu, 20 Maret 2022 - 22:14 WIB
Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XII tahun 2022 akan kembali dirilis bertepatan dengan Hari Film Nasional (HFN), 30 Maret 2022. Foto/Thomas Manggalla
JAKARTA - Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XII Tahun 2022 akan kembali dirilis bertepatan dengan Hari Film Nasional (HFN), 30 Maret 2022. Kali ini festival mengangkat tema utama “Merayakan Film Indonesia.”
Menurut ketua panita FFWI, Wina Armada Sukardi, tema “ Merayakan Film Indonesi” dipilih, lantaran kendati perfilman Indonesia sempat ikut terkena badai pandemi Covid-19, tetapi ternyata akar perfilman Indonesia masih kokoh dan terus berkembang. Bagi FFWI fakta itu bermakna, ekosistem perfilman Indonesia memiliki tingkat imunitas kuat dalam menghadapi gempuran virus masalah yang ada.
"Terlepas dari pelbagai permasalahan yang ada, dalam kaitan itu, perfilman Indonesia masih tetap eksis. Untuk itu kita selayaknya bersyukur dan merayakanya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com, Minggu (20/3)
Terkait dengan peluncuran FFWI tahun ini yang bersamaan dengan HFN, Wina menerangkan, penetapan HFN diambil dari tanggal pengambilan pertama adegan film “Long March,” karya Usmar Ismail dan yang seluruh pendukungnya orang Indonesia.
Baca Juga: Daftar Lengkap Festival Film Channes 2020
Tahun lalu Usmar Ismail, yang sebelumnya didapuk menjadi Bapak Perfilman Indonesia, telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Usmar Ismail merupakan salah satu tokoh wartawan dan pernah menjadi ketua umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). “Oleh lantaran itu korelasi antara HFN dan FFWI sangat kuat,” tandas Wina.
Menurut ketua panita FFWI, Wina Armada Sukardi, tema “ Merayakan Film Indonesi” dipilih, lantaran kendati perfilman Indonesia sempat ikut terkena badai pandemi Covid-19, tetapi ternyata akar perfilman Indonesia masih kokoh dan terus berkembang. Bagi FFWI fakta itu bermakna, ekosistem perfilman Indonesia memiliki tingkat imunitas kuat dalam menghadapi gempuran virus masalah yang ada.
"Terlepas dari pelbagai permasalahan yang ada, dalam kaitan itu, perfilman Indonesia masih tetap eksis. Untuk itu kita selayaknya bersyukur dan merayakanya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com, Minggu (20/3)
Terkait dengan peluncuran FFWI tahun ini yang bersamaan dengan HFN, Wina menerangkan, penetapan HFN diambil dari tanggal pengambilan pertama adegan film “Long March,” karya Usmar Ismail dan yang seluruh pendukungnya orang Indonesia.
Baca Juga: Daftar Lengkap Festival Film Channes 2020
Tahun lalu Usmar Ismail, yang sebelumnya didapuk menjadi Bapak Perfilman Indonesia, telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Usmar Ismail merupakan salah satu tokoh wartawan dan pernah menjadi ketua umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). “Oleh lantaran itu korelasi antara HFN dan FFWI sangat kuat,” tandas Wina.
Lihat Juga :