Inventing Anna, Kisah Anna 'Delvey' Sorokin yang Tipu Banyak Kalangan Jetset
Kamis, 24 Maret 2022 - 23:24 WIB
Anna berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya adalah seorang sopir truk, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga. Keluarganya lalu pindah ke Jerman pada 2007 ketika Anna baru berusia 16 tahun.
Seperti dilansir dari Independent, Anna terbang ke London pada 2011 untuk mengenyam pendidikan fashion di Central Saint Martins. Tapi dia berhenti berkuliah dan kembali ke Jerman. Anna lalu pergi ke Paris untuk magang di Purple, majalah fashion Prancis.
Sejak berada di Paris, Anna mengubah nama belakangnya menjadi Anna Delvey. Suatu waktu, Anna pergi ke New York untuk menghadiri New York Fashion Week. Dia lantas memutuskan untuk menetap di New York karena lebih mudah untuk bergaul di sana.
Selama berada di New York inilah Anna melancarkan aksi penipuan. Anna menawarkan idenya tentang "Anna Delvey's Foundation" kepada calon investor yang kaya. Yayasan tersebut mencakup klub pribadi dan yayasan seni.
Anna juga berteman dengan banyak sosialita kaya dan memanfaatkan mereka untuk membayarkannya hotel, penerbangan, dan makanan mewah dengan dalih "lupa". Dia selalu berjanji akan mengembalikan uang tersebut di kemudian hari, namun hal itu tidak pernah terjadi.
Anna membuat laporan bank palsu sebagai "bukti" bahwa dia punya akses USD50 juta di rekening bank Swiss. Dia juga check-in hotel tanpa pernah membayar dan hanya menunjukkan cek palsu yang membuatnya lolos dari kecurigaan. Anna bahkan menipu sahabatnya, Rachel Williams, sebesar Rp889 juta saat mereka liburan di Maroko pada 2017.
Seperti dilansir dari Independent, Anna terbang ke London pada 2011 untuk mengenyam pendidikan fashion di Central Saint Martins. Tapi dia berhenti berkuliah dan kembali ke Jerman. Anna lalu pergi ke Paris untuk magang di Purple, majalah fashion Prancis.
Sejak berada di Paris, Anna mengubah nama belakangnya menjadi Anna Delvey. Suatu waktu, Anna pergi ke New York untuk menghadiri New York Fashion Week. Dia lantas memutuskan untuk menetap di New York karena lebih mudah untuk bergaul di sana.
Selama berada di New York inilah Anna melancarkan aksi penipuan. Anna menawarkan idenya tentang "Anna Delvey's Foundation" kepada calon investor yang kaya. Yayasan tersebut mencakup klub pribadi dan yayasan seni.
Anna juga berteman dengan banyak sosialita kaya dan memanfaatkan mereka untuk membayarkannya hotel, penerbangan, dan makanan mewah dengan dalih "lupa". Dia selalu berjanji akan mengembalikan uang tersebut di kemudian hari, namun hal itu tidak pernah terjadi.
Anna membuat laporan bank palsu sebagai "bukti" bahwa dia punya akses USD50 juta di rekening bank Swiss. Dia juga check-in hotel tanpa pernah membayar dan hanya menunjukkan cek palsu yang membuatnya lolos dari kecurigaan. Anna bahkan menipu sahabatnya, Rachel Williams, sebesar Rp889 juta saat mereka liburan di Maroko pada 2017.
Lihat Juga :