The Bad Guys, Film Animasi Ringan nan Kocak dan Sarat Makna
Jum'at, 25 Maret 2022 - 19:32 WIB
Adegan kejar-kejaran antara komplotan Wolf dan polisi menjadi salah satu aksi paling menarik di film ini. Adegan ini seru, tapi juga kocak. Upaya mereka menjadi orang baik agar tidak masuk penjara juga tak jarang mengundang gelak tawa.
Tapi, dari itu semua, film ini banyak mengajarkan tentang kehidupan. Diungkapkan dengan cara yang ringan dan menghibur, The Bad Guys akan membuat kalian bertanya tentang diri kalian sendiri. Apakah kalian akan berubah atau tetap seperti apa kalian sekarang hanya kareng gengsi dan anggapan orang terhadap kalian?
Film ini juga mengangkat tentang tema persahabatan. Loyalitas antarteman juga menjadi salah satu isu di sini. Film ini menunjukkan bahwa perbedaan di satu kelompok tidak harus menjadi titik perpecahan, tapi menjadi sebuah kekuatan yang bisa bermanfaat bagi semua orang.
Gaya animasi film ini juga berbeda. Meski menjadi makhluk dari air, Shark dan Piranha tidak punya kulit yang mengilap seperti kebanyakan ikan. Kulit mereka terlihat lembut dan mirip velvet. Demikian juga dengan Snake. Kulitnya bisa berganti, tapi kulit itu tetap seperti velvet, tidak mengilap.
Selain itu, yang menjadi titik aneh di sini adalah tidak semua karakter di film ini berbentuk hewan yang bisa berbicara. Justru, hewan di film ini bisa dihitung dengan jari. Sisanya adalah manusia seutuhnya. Film ini menampilkan hewan lain selain komplotan Bad Guys, Marmalade, dan wali kotanya yang seekor rubah. Hewan itu adalah tikus belanda yang menjadi bahan eksperimen dan juga kucing. Tapi, tikus belanda dan kucing ini tidak bisa bicara dan tetap berlaku seperti hewan pada umumnya.
Tapi, dari itu semua, film ini banyak mengajarkan tentang kehidupan. Diungkapkan dengan cara yang ringan dan menghibur, The Bad Guys akan membuat kalian bertanya tentang diri kalian sendiri. Apakah kalian akan berubah atau tetap seperti apa kalian sekarang hanya kareng gengsi dan anggapan orang terhadap kalian?
Film ini juga mengangkat tentang tema persahabatan. Loyalitas antarteman juga menjadi salah satu isu di sini. Film ini menunjukkan bahwa perbedaan di satu kelompok tidak harus menjadi titik perpecahan, tapi menjadi sebuah kekuatan yang bisa bermanfaat bagi semua orang.
Gaya animasi film ini juga berbeda. Meski menjadi makhluk dari air, Shark dan Piranha tidak punya kulit yang mengilap seperti kebanyakan ikan. Kulit mereka terlihat lembut dan mirip velvet. Demikian juga dengan Snake. Kulitnya bisa berganti, tapi kulit itu tetap seperti velvet, tidak mengilap.
Selain itu, yang menjadi titik aneh di sini adalah tidak semua karakter di film ini berbentuk hewan yang bisa berbicara. Justru, hewan di film ini bisa dihitung dengan jari. Sisanya adalah manusia seutuhnya. Film ini menampilkan hewan lain selain komplotan Bad Guys, Marmalade, dan wali kotanya yang seekor rubah. Hewan itu adalah tikus belanda yang menjadi bahan eksperimen dan juga kucing. Tapi, tikus belanda dan kucing ini tidak bisa bicara dan tetap berlaku seperti hewan pada umumnya.
Lihat Juga :