Mulai dari Pencak Silat sampai Debus, Ini Kebudayaan Suku Baduy yang Menarik
Selasa, 05 April 2022 - 18:19 WIB
Baduy Dalam merupakan suku asli Sunda, Banten yang masih menjaga tradisi leluhurnya. / Foto: ist
JAKARTA - Baduy Dalam merupakan suku asli Sunda, Banten yang masih menjaga tradisi leluhurnya. Mereka juga secara gamblang menolak sistem modernisasi, baik dalam cara berpakaian maupun pola hidup lainnya.
Penduduk Suku Baduy Dalam tinggal di kawasan Cagar Budaya Pegunungan Kendeng seluas 5.101,85 hektare di daerah Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Perkampungan masyarakat Baduy umumnya terletak di daerah aliran Sungai Ciujung di Pegunungan Kendeng.
Mereka hidup berdampingan dengan rukun. Penduduk Suku Baduy Dalam juga masih menjalankan sejumlah tradisi yang unik sebagai simbol kebudayaan mereka. Melansir laman resmi Provinsi Banten, berikut adalah 4 kebudayaan Suku Baduy Dalam yang unik dan menarik perhatian.
Baca juga: Staycation Barokah dari Mister Aladin, Diskon hingga Rp500 Ribu!
Pencak Silat
Budaya pencak silat yang kerap dilakukan masyarakat Baduy tak lepas dari peran ulama dan Islam dalam sejarahnya. Seiring waktu, pencak silat lalu berkembang dari sekedar ilmu bela diri menjadi bagian dari latihan spiritual. Hingga saat ini, masyarakat Suku Baduy Dalam masih dikenal dan diakui dengan pendekar dan jawaranya, yakni sebutan untuk orang-orang yang mahir dalam ilmu silat.
Debus
Penduduk Suku Baduy Dalam tinggal di kawasan Cagar Budaya Pegunungan Kendeng seluas 5.101,85 hektare di daerah Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Perkampungan masyarakat Baduy umumnya terletak di daerah aliran Sungai Ciujung di Pegunungan Kendeng.
Mereka hidup berdampingan dengan rukun. Penduduk Suku Baduy Dalam juga masih menjalankan sejumlah tradisi yang unik sebagai simbol kebudayaan mereka. Melansir laman resmi Provinsi Banten, berikut adalah 4 kebudayaan Suku Baduy Dalam yang unik dan menarik perhatian.
Baca juga: Staycation Barokah dari Mister Aladin, Diskon hingga Rp500 Ribu!
Pencak Silat
Budaya pencak silat yang kerap dilakukan masyarakat Baduy tak lepas dari peran ulama dan Islam dalam sejarahnya. Seiring waktu, pencak silat lalu berkembang dari sekedar ilmu bela diri menjadi bagian dari latihan spiritual. Hingga saat ini, masyarakat Suku Baduy Dalam masih dikenal dan diakui dengan pendekar dan jawaranya, yakni sebutan untuk orang-orang yang mahir dalam ilmu silat.
Debus
Lihat Juga :