3 Cara untuk Bahagia menurut Sains, Cocok Dipraktikkan saat Puasa
Jum'at, 08 April 2022 - 11:56 WIB
2. Bersosialisasi
Foto: Getty Images
Manusia adalah makhluk sosial, dan penelitian telah menunjukkan bahwa bersosialisasi dengan teman sebaya adalah cara yang tepat untuk meningkatkan suasana hati alias mood. Bersosialisasi bisa menguntungkan orang yang introver atau yang punya tingkat kecemasan sosial tinggi.
Baca Juga: 3 Jenis Lingkungan Kerja yang Buruk untuk Tiap Tipe Kepribadian
Sebagai contoh, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Anxiety Disorders menemukan bahwa orang dengan kecemasan sosial mendapatkan kesenangan yang sama dari menghabiskan waktu bersama orang lain seperti rekan mereka yang cenderung sosial. Perawatan untuk gangguan kecemasan sosial pun harus fokus pada metode mendorong keterlibatan sosial di antara mereka.
‘’Sosialisasi yang berkualitas dengan orang lain menjadi strategi peningkatan suasana hati yang tepat,’’ kata para peneliti, yang dipimpin oleh Fallon Goodman dari University of South Florida.
Penelitian lain menunjukkan bahwa extrover punya keunggulan dalam perawatan diri justru karena kecenderungan mereka menghabiskan waktu untuk bersosialisasi.
3. Memaafkan Orang Lain (dan Diri Sendiri)
Foto: Getty Images
Beban kemarahan atau kekecewaan pada orang lain dan pada diri kita sendiri bisa berdampak besar pada psikologis kita. Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan Journal of Personality and Social Psychology, salah satu konsekuensinya adalah perasaan tidak manusiawi.
Foto: Getty Images
Manusia adalah makhluk sosial, dan penelitian telah menunjukkan bahwa bersosialisasi dengan teman sebaya adalah cara yang tepat untuk meningkatkan suasana hati alias mood. Bersosialisasi bisa menguntungkan orang yang introver atau yang punya tingkat kecemasan sosial tinggi.
Baca Juga: 3 Jenis Lingkungan Kerja yang Buruk untuk Tiap Tipe Kepribadian
Sebagai contoh, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Anxiety Disorders menemukan bahwa orang dengan kecemasan sosial mendapatkan kesenangan yang sama dari menghabiskan waktu bersama orang lain seperti rekan mereka yang cenderung sosial. Perawatan untuk gangguan kecemasan sosial pun harus fokus pada metode mendorong keterlibatan sosial di antara mereka.
‘’Sosialisasi yang berkualitas dengan orang lain menjadi strategi peningkatan suasana hati yang tepat,’’ kata para peneliti, yang dipimpin oleh Fallon Goodman dari University of South Florida.
Penelitian lain menunjukkan bahwa extrover punya keunggulan dalam perawatan diri justru karena kecenderungan mereka menghabiskan waktu untuk bersosialisasi.
3. Memaafkan Orang Lain (dan Diri Sendiri)
Foto: Getty Images
Beban kemarahan atau kekecewaan pada orang lain dan pada diri kita sendiri bisa berdampak besar pada psikologis kita. Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan Journal of Personality and Social Psychology, salah satu konsekuensinya adalah perasaan tidak manusiawi.
Lihat Juga :