5 Film Anime Terbaik dengan Visual Paling Spektakuler

Jum'at, 22 April 2022 - 03:03 WIB
2. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba the Movie: Mugen Train



Ketika usaha Korps Pembasmi Iblis gagal menyelesaikan serangkaian misteri menghilangnya sejumlah orang di sebuah kereta, Hashira Api, Kyojuro Rengoku, secara pribadi terpanggil untuk menyelesaikannya. Tapi, dia tidak sendirian. Bersama Tanjiro, Nezuko, Zenitsu, dan Inosuke, mereka harus bertarung lebih keras untuk menghentikan rencana jahat iblis yang bertanggung jawab atas insiden itu.

Ufotable dikenal atas animasi kualitas tingginya. Jadi, tidak mengejutkan kalau Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba the Movie: Mugen Train menjadi film terlaris di Jepang hingga Januari 2021. Didampingi musik dan sound effect yang bikin merinding, ufotable benar-benar mengeluarkan kekuatan franchise Kimetsu no Yaiba. Salah satu sorotan Kimetsu no Yaiba di layar adalah menyaksikan adegan tarungnya dianimasikan. Sementara juga digambarkan dengan indah di manga, filmnya benar-benar menghidupkan bentuk pernapasan berbeda.

3. Maquia: When the Promised Flower Blooms



Di dunia fantasi Maquia, Iorph adalah makhluk mistis yang tidak menua dan bisa hidup selama ribuan tahun. Mereka memilihn terpisah dari masalah manusia dengan menghabiskan waktu merajut hidup mereka menjadi kain bernama Hibiol. Tapi, semua berubah setelah kerajaan serakah Mazarte menginvasi tempat itu dengan harapan menemukan keabadian dalam garis keturunan mereka.

Maquia adalah salah satu Iorph yang selalu merasa kesepian. Tertangkap dalam serangan Mazarte, Maquia berhasil lolos dengan menaiki punggung naga mengamuk yang membawanya jauh ke perbatasan yang tidak dikenalnya. Di tengah keputusasaannya, dia tertarik oleh tangisan bayi yatim. Memutuskan membesarkan bayi itu, dia harus bersiap menghadapi konsekuensi sebagai ibu dan juga realitas membesarkan manusia yang lebih cepat menua ketimbang dirinya.

Ketika sebuah film ditulis dan disutradarai Mari Okada, jelas kalau film itu akan dalam. Okada juga dikenal atas karyanya yang mengaduk-aduk emosi seperti Anohana. Satu hal yang benar-benar dilakukan dengan baik oleh Maquia adalah penggunaan warna untuk mengilustrasikan kedewasaan dan perjalanan emosional Maquia ketika dia belajar tentang kejamnya dunia manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!