Musisi Jogja Malu terhadap Tingkah Laku Tri Suaka dan Zidan di Media Sosial

Selasa, 26 April 2022 - 15:26 WIB
Meskipun apa yang dilakukan Tri Suaka dan Zidan bermaksud bercanda, namun karena lagu yang mereka bawakan lagu cover karya orang lain dan karya mereka sendiri hanya sedikit. Dia menyarankan, daripada pemilik lagu yang mereka cover marah-marah dan nanti justru tidak bisa mencari uang, maka mereka harus berhenti gaya-gaya hedonisme yang seperti itu.

"Jika memang bekerja menjadi seniman dan mencari uang di situ ya sudahlah stop gaya-gaya seperti itu," imbaunya.

Adit juga merasa heran dengan sebagian penonton YouTube saat ini. Mereka kurang simpati terhadap pencipta lagunya itu sendiri. Di mana mereka mengidolakan sosok yang belum tentu menciptakan lagu itu sendiri.

Mungkin suatu ketika viewer dari lagu yang dibawakan Tri Suaka lebih banyak ketimbang ketika dinyanyikan sendiri oleh pencipta lagunya. Dia berpesan agar para viewer juga melihat pemilik atau pencipta lagu sebenarnya.

"Jangan asal simpatilah. Kalau sekarang kan ngawur," tegasnya.

Sebagai orang yang berasal dari Jogja, Adit merasa malu dengan apa yang dilakukan Tri Suaka dan Zidan. Pasalnya, Jogja terkenal dengan unggah-ungguh atau berbudi luhur.

Mereka berdua diharapkan bisa mencontoh perilaku seniman-seniman senior di Jogja. "Kalau yang baik itu tirulah. Kan kasihan sekarang kafenya juga menjadi sasaran hujatan cuma karena dia kerjasama dengan Zidan," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!