Bukan Tentang Penjelajahan Waktu, Ini Cerita Film Tenet
Sabtu, 20 Juni 2020 - 18:30 WIB
Protagonis yang misterius dan cerita yang bermain cepat dan longgar dengan konsep waktu linier adalah konsep standar thriller khas Christopher Nolan hingga saat ini. Namun, ada satu elemen yang hilang dari kepingan teka teki ini. Dia adalah karakter sampingan yang tugasnya adalah menyajikan eksposisi kepada penonton dengan cara yang menghibur. Di The Prestige, tokoh ini adalah karakter yang diperankan Michael Caine. Di Inception, dia adalah Tom Hardy dan Joseph Gordon-Levitt. Sedangkan, di trilogi Dark Knight, dia adalah Morgan Freeman. Di Tenet, sepertinya karakter Neil yang diperankan Robert Pattinson. Namun, Christopher tidak yakin dengan hal tersebut.
“Kami rasa dia mungkin dipanggil Neil. Kalian tidak akan pernah tahu apa yang terjadi dengan identitas-identitas ini. (Neil) adalah karakter yang sedikit nakal yang beroperasi di dalam apa yang mereka sebut sebagai dunia twilight agen di agen rahasia berbeda,” ujar Christopher.
Kemudian adalah karakter agen rahasia Rusia yang diperankan Kenneth Branagh. Kenneth pernah mengungkapkan betapa tekanan yang diberikan Christopher membuatnya sadar kalau dia memerankan tokoh yang sangat jahat.
“Dia seorang penjahat, itu tak perlu dipertanyakan lagi. Ketika Chris meng-casting saya di film ini, dia benar-benar memastikan kalau saya memahami kalau karakter ini sangat gelap dan dia tak kenal belas kasihan, serakah, kejam, putus asa, orang sangat berbahaya,” kata Kenneth.
Kenneth menyebut, film ini adalah perlakuan waktu yang membingungkan. “Ini adalah kepingan spionase yang berhadapan dengan ancaman global terhadap dunia. Holocaust nuklir bukanlah bencana terhebat yang bisa memusnahkan umat manusia. Tenet membahas kemungkinan yang lebih buruk dan ini dibungkus dalam perlakuan waktu yang membingungkan yang meneruskan langkah Chris Nolan di film kembali ke Memento, melalui Interstellar dan Inception,” ujar Kenneth.
Sebagai aktor utama film ini, John David Washington, ternyata tak sepenuhnya paham dengan film yang dia bintangi ini. Seperti karakternya, John David memiliki banyak pertanyaan saat dia menggali rahasia Tenet—yang merupakan kata kode kunci di plot film ini. Putra aktor kondang Denzel Washington ini mengakui, dia berulang kali mempertanyakan cerita dan plot film itu kepada Christopher.
“Kami rasa dia mungkin dipanggil Neil. Kalian tidak akan pernah tahu apa yang terjadi dengan identitas-identitas ini. (Neil) adalah karakter yang sedikit nakal yang beroperasi di dalam apa yang mereka sebut sebagai dunia twilight agen di agen rahasia berbeda,” ujar Christopher.
Kemudian adalah karakter agen rahasia Rusia yang diperankan Kenneth Branagh. Kenneth pernah mengungkapkan betapa tekanan yang diberikan Christopher membuatnya sadar kalau dia memerankan tokoh yang sangat jahat.
“Dia seorang penjahat, itu tak perlu dipertanyakan lagi. Ketika Chris meng-casting saya di film ini, dia benar-benar memastikan kalau saya memahami kalau karakter ini sangat gelap dan dia tak kenal belas kasihan, serakah, kejam, putus asa, orang sangat berbahaya,” kata Kenneth.
Kenneth menyebut, film ini adalah perlakuan waktu yang membingungkan. “Ini adalah kepingan spionase yang berhadapan dengan ancaman global terhadap dunia. Holocaust nuklir bukanlah bencana terhebat yang bisa memusnahkan umat manusia. Tenet membahas kemungkinan yang lebih buruk dan ini dibungkus dalam perlakuan waktu yang membingungkan yang meneruskan langkah Chris Nolan di film kembali ke Memento, melalui Interstellar dan Inception,” ujar Kenneth.
Sebagai aktor utama film ini, John David Washington, ternyata tak sepenuhnya paham dengan film yang dia bintangi ini. Seperti karakternya, John David memiliki banyak pertanyaan saat dia menggali rahasia Tenet—yang merupakan kata kode kunci di plot film ini. Putra aktor kondang Denzel Washington ini mengakui, dia berulang kali mempertanyakan cerita dan plot film itu kepada Christopher.
Lihat Juga :