Covid-19 Belum Selesai, India Kini Diserang Flu Tomat

Jum'at, 13 Mei 2022 - 12:58 WIB
Di antaranya ruam dan iritasi, kelelahan, nyeri sendi, demam tinggi, nyeri tubuh, perubahan warna tangan, lutut, bokong, kram perut, mual dan muntah, diare, bersin dan batuk. Meski demikian, flu tomat bisa dicegah dan diobati.

Dalam hal ini, Bajaj menyarankan anak mencegah menggaruk lepuhan akibat flu karena dapat memperparahnya, istirahat dan menjaga kebersihan yang baik. Asupan cairan juga harus ditingkatkan untuk mengatasi dehidrasi.

Selian itu, orang tua harus segera berkonsultasi dengan dokter jika terjadi salah satu gejala. Seperti jenis flu lainnya, demam tomat juga menular. Jadi, jika seseorang terinfeksi harus diisolasi.

Baca Juga: Sudah Makan Korban 7 Anak di Indonesia, Akankah Hepatitis Akut Misterius Jadi Pandemi Baru?
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!