10 Penjahat Anime yang Bertujuan Baik di Balik Aksi Kejinya
Minggu, 15 Mei 2022 - 06:06 WIB
Meski mengancam penduduk, kedua orang ini sebenarnya tidak membunuh siapa pun. Namun, teror yang mereka tebar sudah cukup membuat hidup orang tidak nyaman. Bisa dipahami mengapa mereka ingin semua orang tahu apa yang telah terjadi dan agar anak-anak yang tewas akibat eksperimen itu diingat.
7. Pain — Naruto
Pain menginginkan perdamaian. Dia yakin kalau itu hanya bisa dicapai melalui empati sejati. Itu artinya, desa lain harus mengalami rasa sakit yang sama yang dialami desanya sehingga mereka bisa mengalami apa itu empati.
Menurut ideologi Pain, hanya dengan cara itulah dunia bisa meraih perdamaian. Tujuan akhir Pain ini tidak murni jahat. Tapi, itu tidak menjustifikasi kejahatan perang dan pembunuhan yang dia dan kelompoknya lakukan terhadap desa Konoha.
6. Scar — FullMetal Alchemist: Brotherhood
Scar adalah satu-satunya penyintas genosida yang dilakukan Militer Amestrian. Balas dendam Scar dimulai ketika dia membunuh dua dokter yang merawatnya setelah pembantaian masal itu. Dari situ, Scar kemudian membunuh tentara Amestrian yang dia yakini layak karena mereka adalah bagian dari konflik.
Scar sangat menyadari kalau apa yang dia lakukan itu tidaklah benar. Dia bahkan mulai merasa bersalah atas perbuatannya itu. Tapi, bisa dipahami mengapa dia ingin Negara menderita konsekuensi atas tindakan mereka terhadap dia dan korban genosida mereka. Meski niatnya baik karena menginginkan keadilan untuk rakyatnya, membunuh dua dokter tidak bersalah tetap saja salah.
5. Light Yagami — Death Note
Death Note adalah buku yang akan membunuh siapa pun yang namanya tertulis di situ. Light menemukan buku itu. Dia kemudian memutuskan menggunakannya untuk menyingkirkan penjahat berbahaya dunia. Meskipun niatnya baik, Light jadi rusak dengan kekuasaan yang begitu banyak.
Dengan kekuasaan hidup dan mati di tangannya, Light dikuasai keegoisan. Dia mulai menggunakan buku itu untuk kepentingan pribadinya. Niat awal Light yang sebenarnya bagus, akhirnya ternodai oleh keegoisannya. Pada akhirnya, kejahatan di dunia turun hingga 70% berkat Light.
4. Eren Jaeger — Attack on Titan
Sejak pertama diperkenalkan, Eren telah bertekad membunuh seluruh Titan. Hingga saat ini, Eren masih tetap mempertahankan tujuannya itu. Kalau pun itu harus mengorbankan orang, dia bersedia melakukannya. Dia melihat sudut pandang dari musuhnya dan memahami alasan mereka menyerang rumahnya. Tapi, itu tidak membuat mereka selamat dari amarahnya. Eren hanya menginginkan dunia yang damai dan tempat yang aman bagi teman-temannya.
7. Pain — Naruto
Pain menginginkan perdamaian. Dia yakin kalau itu hanya bisa dicapai melalui empati sejati. Itu artinya, desa lain harus mengalami rasa sakit yang sama yang dialami desanya sehingga mereka bisa mengalami apa itu empati.
Menurut ideologi Pain, hanya dengan cara itulah dunia bisa meraih perdamaian. Tujuan akhir Pain ini tidak murni jahat. Tapi, itu tidak menjustifikasi kejahatan perang dan pembunuhan yang dia dan kelompoknya lakukan terhadap desa Konoha.
6. Scar — FullMetal Alchemist: Brotherhood
Scar adalah satu-satunya penyintas genosida yang dilakukan Militer Amestrian. Balas dendam Scar dimulai ketika dia membunuh dua dokter yang merawatnya setelah pembantaian masal itu. Dari situ, Scar kemudian membunuh tentara Amestrian yang dia yakini layak karena mereka adalah bagian dari konflik.
Scar sangat menyadari kalau apa yang dia lakukan itu tidaklah benar. Dia bahkan mulai merasa bersalah atas perbuatannya itu. Tapi, bisa dipahami mengapa dia ingin Negara menderita konsekuensi atas tindakan mereka terhadap dia dan korban genosida mereka. Meski niatnya baik karena menginginkan keadilan untuk rakyatnya, membunuh dua dokter tidak bersalah tetap saja salah.
5. Light Yagami — Death Note
Death Note adalah buku yang akan membunuh siapa pun yang namanya tertulis di situ. Light menemukan buku itu. Dia kemudian memutuskan menggunakannya untuk menyingkirkan penjahat berbahaya dunia. Meskipun niatnya baik, Light jadi rusak dengan kekuasaan yang begitu banyak.
Dengan kekuasaan hidup dan mati di tangannya, Light dikuasai keegoisan. Dia mulai menggunakan buku itu untuk kepentingan pribadinya. Niat awal Light yang sebenarnya bagus, akhirnya ternodai oleh keegoisannya. Pada akhirnya, kejahatan di dunia turun hingga 70% berkat Light.
4. Eren Jaeger — Attack on Titan
Sejak pertama diperkenalkan, Eren telah bertekad membunuh seluruh Titan. Hingga saat ini, Eren masih tetap mempertahankan tujuannya itu. Kalau pun itu harus mengorbankan orang, dia bersedia melakukannya. Dia melihat sudut pandang dari musuhnya dan memahami alasan mereka menyerang rumahnya. Tapi, itu tidak membuat mereka selamat dari amarahnya. Eren hanya menginginkan dunia yang damai dan tempat yang aman bagi teman-temannya.
Lihat Juga :