Dunia Bersiaga Hadapi Dampak Serius Hepatitis Akut

Kamis, 19 Mei 2022 - 14:20 WIB


Selain itu, dari kasus yang ditemukan penyakit ini menyerang pasien dengan rentang usia antara 0 hingga 20 tahun. Gejala yang muncul diantaranya sakit perut, mual, muntah, diare. Gejala bisa berlanjut sampai air seni berwarna pekat, BAB putih pucat, kulit dan mata kuning hingga penurunan kesadaran. Pasien yang meninggal rata-rata dibawa ke rumah sakit sudah dalam keadaan yang sangat parah sehingga tidak tertolong lagi.

Dunia saat ini sedang berusaha keras meneliti apa penyebab hepatitis akut ini dan bagaimana penularannya. Karena sampai saat ini belum ada yang secara pasti menemukan virus atau bakteri apa yang menyebabkan seseorang bisa terkena hepatitis akut tersebut. Banyak berita beredar mengenai hal tersebut, ada yang menyebut penyakit tersebut menyerang melalui udara hingga makanan. Ada yang mengabarkan ada keterkaitan vaksin Covid-19 dengan penyakit ini. Namun, berbagai spekulasi tersebut masih perlu penelitian lebih lanjut. Seluruh dunia saat ini sedang bahu membahu dan bertukar informasi untuk menemukan penyebab dan pola penyebaran hepatitis yang masih misterius ini.

Sebagai antisipasi untuk menghindari penyakit ini diharapkan masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan pakai sabun, memasak makanan hingga matang, alat makan yang bersih, menghindari kontak dengan orang sakit, memakai masker dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Kemenkes telah merujuk RSPI Sulianti Saroso sebagai salah satu rumah sakit rujukan untuk kasus hepatitis akut ini.

Dengan menyebarnya hepatitis akut ini banyak pertanyaan yang muncul di masyarakat. Salah satuya, apakah penyakit ini akan menjadi pandemi seperti Covid-19? Sejauh ini banyak dokter yang memprediksi hepatitis akut tidak akan menimbulkan pandemi seperti Covid-19 karena penyebarannya yang lambat. Namun, keberadaan hepatitis akut ini tetap wajib diwaspadai karena dampaknya cukup mematikan terutama bagi pasien yang terlambat datang ke rumah sakit dengan kondisi yang sudah parah. Simak terus isu-isu seputar hepatitis akut di News RCTI+ yang akan terus memberitakan setiap perkembangan penting dan menarik terkait penyakit ini.

Di dukung oleh 93 publisher, News RCTI+ menjadi news aggregator di bawah naungan MNC Group yang mampu menyajikan informasi dengan lengkap, terpercaya dan terkini. "News RCTI+ terus berkomitmen untuk memberitakan berbagai fenomena menarik, berdampak luas dan menjadi perhatian publik,’’ kata Co-Managing Director RCTI+, Valencia Tanoesoedibjo. Dia berharap News RCTI+ bisa menambah pengetahuan, hiburan sekaligus sumber inspirasi bagi masyarakat atas informasi penting yang disampaikan setiap hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!