Seolah Satu Fandom K-Pop, Ini Bedanya Fans Grup, Solo Stan, dan Mantis

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:38 WIB
2. Solo Stan dan Solo Anti





Foto (sekadar ilustrasi): Yehyun Kim/USA Today

Kebalikan dengan OT yang diikuti jumlah total member grup, solo stan hanya mendukung atau menggemari satu member saja dari sebuah grup. Jadi misalnya, kamu hanya menggemari Jaemin NCT saja, atau Jake ENHYPEN saja.

Solo stan pun bisa dibagi dua, yaitu solo stan dan solo anti. Seorang solo stan hanya fokus mencari tahu tentang idol favoritnya itu, tanpa peduli dengan member lainnya dalam grup yang sama.

Mereka juga hanya menyebarkan prestasi member idolanya, termasuk juga hanya mengoleksi photocard sang idol. Solo stan juga tidak selalu berarti bahwa ia membenci member lainnya dalam grup yang sama dengan idolanya itu.

Hanya saja, jika prestasi idol-nya kalah dari member lainnya, maka ia bisa saja kesal atau kecewa dengan fakta itu. Ia juga mungkin akan mati-matian membela idol-nya jika prestasinya dibanding-bandingkan dengan member lainnya dalam grup yang sama.

Baca Juga: 5 Hal yang Bikin Fans Gen 2 K-Pop Iri dengan Generasi Berikutnya

Sementara itu, solo anti adalah solo stan yang membenci (anti) dengan member lainnya dalam grup yang sama. Seorang solo anti biasanya senang mengajak fan war. Bahkan dengan orang yang satu fandom dengannya pun bisa diajak berkelahi lewat media sosial.

Dalam tingkat yang paling toxic, solo stan dan solo anti tidak ragu untuk melakukan ancaman lisan maupun tulisan, termasuk ancaman pembunuhan. Mereka juga bisa bertindak lebih jauh dengan mengirimkan ancaman secara langsung, misalnya mengirimkan barang tertentu yang membuat penerimanya ketakutan.

Seorang solo stan atau solo anti juga sering mengeluh soal line distribution atau pembagian jatah bernyanyi untuk tiap member. Mereka juga sering mengirimkan truk protes ke agensi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!