10 Karakter Anime Ini Terpaksa Tumbuh Dewasa Terlalu Cepat
Kamis, 02 Juni 2022 - 06:35 WIB
Dengan kematian ibunya, Levi kehilangan pendukung emosional terakhirnya saat dia masih anak-anak. Setelah kematian ibunya itu, Levi tidak punya orang lain lagi untuk berlindung. Dia akhirnya kurang gizi hingga pamannya datang menyelamatkannya. Sayangnya, Kenny hanya menyelamatkan Levi dengan motif lain.
3. Killua — Hunter x Hunter
Sebagian besar pahlawan anime tidak mengalami masa anak-anak normal. Killua pun mengalami hal seperti itu. Dia dibesarkan keluarga pembunuh. Sejak kecil, Killua dipaksa menjalani situasi berbahaya. Dia sering disiksa anggota keluarganya sebagai eksperimen untuk melihat seberapa cepat dia bisa menghindari sebuah serangan.
Selain itu, dia tumbuh dengan moralitas yang cukup menyimpang. Killua tidak benar-benar memahami bobot kehidupan manusia. Agar bisa kabur dari situasi itu, Killua tidak punya pilihan lain selain menyerang keluarga itu secara brutal.
2. Guts — Berserk
Guts adalah salah satu protagonis anime paling tragis sepanjang masa. Hidupnya ditentukan siklus trauma, tragedi, dan kekerasan. Setelah ditemukan berada di bawah mayat tergantung ibunya, dia dibawa tentara bayaran dan dibesarkan sebagai tentara anak. Dia sering disiksa walinya dan akhirnya dijual ke tentara lain.
Setelah berteman dengan Band Elang, dia malah mengalami pengkhianatan. Itu terjadi setelah Griffith memutuskan menumbalkan semua orang kepada iblis. Sejak saat itu, Guts diburu iblis sampai dia mati.
Baca Juga: 10 Karakter Jagoan Anime yang Lebih Pas Menjadi Penjahat
1. Shoto Todoroki — My Hero Academia
Endeavor jelas bukanlah ayah terbaik di anime. Anak-anak dan istrinya menjadi kerusakan tambahan akibat obsesinya untuk melampaui All Might sebagai pahlawan nomor satu. Karena Rei punya Quirk es, dia melakoni pernikahan Quirk tanpa cinta demi punya anak “sempurna”. Endeavor mencari keseimbangan sempurna api dan es, atau Quirk yang lebih kuat.
Setelah Shoto lahir, dia terisolasi dari keluarganya. Dia sering disiksa ayahnya itu saat latihan. Akhirnya, Rei kehilangan akal sehat dan melempar air panas ke arah wajah Shoto karena kebenciannya terhadap Endeavor. Wajah kanan Shoto mengingatkannya pada suaminya itu. Shoto memaafkan ibunya itu. Tapi, dia sepertinya tidak akan pernah memaafkan ayahnya.
3. Killua — Hunter x Hunter
Sebagian besar pahlawan anime tidak mengalami masa anak-anak normal. Killua pun mengalami hal seperti itu. Dia dibesarkan keluarga pembunuh. Sejak kecil, Killua dipaksa menjalani situasi berbahaya. Dia sering disiksa anggota keluarganya sebagai eksperimen untuk melihat seberapa cepat dia bisa menghindari sebuah serangan.
Selain itu, dia tumbuh dengan moralitas yang cukup menyimpang. Killua tidak benar-benar memahami bobot kehidupan manusia. Agar bisa kabur dari situasi itu, Killua tidak punya pilihan lain selain menyerang keluarga itu secara brutal.
2. Guts — Berserk
Guts adalah salah satu protagonis anime paling tragis sepanjang masa. Hidupnya ditentukan siklus trauma, tragedi, dan kekerasan. Setelah ditemukan berada di bawah mayat tergantung ibunya, dia dibawa tentara bayaran dan dibesarkan sebagai tentara anak. Dia sering disiksa walinya dan akhirnya dijual ke tentara lain.
Setelah berteman dengan Band Elang, dia malah mengalami pengkhianatan. Itu terjadi setelah Griffith memutuskan menumbalkan semua orang kepada iblis. Sejak saat itu, Guts diburu iblis sampai dia mati.
Baca Juga: 10 Karakter Jagoan Anime yang Lebih Pas Menjadi Penjahat
1. Shoto Todoroki — My Hero Academia
Endeavor jelas bukanlah ayah terbaik di anime. Anak-anak dan istrinya menjadi kerusakan tambahan akibat obsesinya untuk melampaui All Might sebagai pahlawan nomor satu. Karena Rei punya Quirk es, dia melakoni pernikahan Quirk tanpa cinta demi punya anak “sempurna”. Endeavor mencari keseimbangan sempurna api dan es, atau Quirk yang lebih kuat.
Setelah Shoto lahir, dia terisolasi dari keluarganya. Dia sering disiksa ayahnya itu saat latihan. Akhirnya, Rei kehilangan akal sehat dan melempar air panas ke arah wajah Shoto karena kebenciannya terhadap Endeavor. Wajah kanan Shoto mengingatkannya pada suaminya itu. Shoto memaafkan ibunya itu. Tapi, dia sepertinya tidak akan pernah memaafkan ayahnya.
(alv)
Lihat Juga :